<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656</id><updated>2011-11-27T16:40:29.146-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan &amp; Kesehatan Masyarakat</title><subtitle type='html'>Kesehatan Masyarakat, health, kesehatan,kanker,penyakit jantung, kanker payudara, HIV, AIDS, FLu Burung, SARS, jenis-jenis penyakit, obat-obatan alami</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-7661181399304649416</id><published>2010-05-02T19:31:00.000-07:00</published><updated>2010-05-02T19:39:40.426-07:00</updated><title type='text'>Tentang Kesehatan | Manfaat Olahraga Ringan di Luar rumah</title><content type='html'>&lt;a href="http://health-solution-center.blogspot.com/"&gt;Tentang Kesehatan&lt;/a&gt; | Manfaat Olahraga Ringan di Luar rumah. dikutip dari kompas.com , di bagian kesehatan, ada artikel menarik tentang kesehatan kita. Pernahkah anda berjalan kaki sekitar rumah anda, dan berhenti di sekitaran kebuj yg hijau? jika pernah anda akan sangat bisa membedakan rasa udara yg masuk ke hidung. Ternyata dari hasil riset tentang kesehatan, mengenai olah raga ringan yg di lakukan di tempat hijau (kebun, taman, dan persawahan) memberi manfaat besar bagi kesehatan mental Anda, demikian hasil riset terbaru di Inggris. Walaupun hanya dilakuakn 5 menit. saja.&lt;br /&gt;Barton dan timnya mengkaji data 1.252 orang dengan status kesehatan mental, jenis kelamin, dan usia yang berbeda.  Data ini bersumber dari 10 penelitian yang ada di Inggris. Mereka menganalisis kegiatan seperti berjalan, berkebun, bersepeda, memancing, mendayung, menunggang kuda dan menanam pohon.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Hasil kajian menunjukkan, perbaikan kesehatan paling signifikan terjadi pada pemuda dan orang yang menderita sakit mental, kendati orang dari semua usia dan kelompok sosial juga menikmati manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo silahkan di coba, untuk menjada kesehatan fisik dan mental Kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-7661181399304649416?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/7661181399304649416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=7661181399304649416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/7661181399304649416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/7661181399304649416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2010/05/tentang-kesehatan-manfaat-olahraga.html' title='Tentang Kesehatan | Manfaat Olahraga Ringan di Luar rumah'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-5259166638943900389</id><published>2009-12-28T00:01:00.000-08:00</published><updated>2009-12-28T00:13:51.411-08:00</updated><title type='text'>Tentang Kesehatan | Agar Cepat hamil</title><content type='html'>Tentang Kesehatan | Agar Cepat hamil. Bagi pasangan yang baru menikah, dan sulit mendapatkan keturunan, berikut ada beberapa TIPS untuk CEPAT HAMIL. Moga Bermanfaat ya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Keberhasilan kehamilan tidak dapat diandalkan hanya pada pihak wanita. Faktor penyebab infertilitas dapat berasal dari suami, istri, atau bersama-sama,” ujar Prof Arjatmo. Tercatat dalam data, penyebab ketidaksuburan 30-40 persen berasal dari pihak suami dan istri, dan 33-48 persén dari pihak pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Sulit Hamil : &lt;br /&gt;Perilaku lain yang berisiko memicu ketidaksuburan antara lain kebiasaan minum alkohol, merokok, dan ngobat (mengonsumsi obat-obatan psikotropika). Diet yang berlebihan atau anoreksia pada wanita juga bisa menyebabkan ketidaksuburan. Demikian juga kebiasaan memakai celana dalam atau celana pendek yang terlalu ketat.&lt;br /&gt;Stres menjadi kondisi terawan yang dialami wanita maupun pria. Pada wanita, stres bisa menyebabkan haid tidak teratur yang akhfrnya mengganggu proses ovulasi. Sementara pada pria, stres memengaruhi produksi sel sperma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar Cepat Hamil : Selain mengubah gaya hidup, beberapa teknik berhubungan seksual mungkin juga perlu diubah. Dr Boyke menyarankan agar wanita meletakkan bantal di bawah pantat saat berhubungan seks dengan suami.&lt;br /&gt;“TentU saja posisi istri di bawah,” katanya. Setelah itu, si wanita segera melakukan posisi seperti sujud. Posisi ini memungkinkan semen bisa mencapai serviks secara sempurna. Dia juga menyarankan agar suami istri tidak terlalu kerap berhubungan seks. Setidaknya dibuat berselang satu hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada teknik lain untuk Cepat Hamil seperti :&lt;br /&gt;PIJAT PERUT MAYA&lt;br /&gt;Ada satu teknik pijat yang sempat dipopulerkan di Amerika Serikat dan Eropa oleh Dr. Rosita Arvigo, dokter ahli naprapattic. Teknik yang disebut The Arvigo Techniques of Maya Abdominal Massage (ATMAM) ini memusatkan pijatan di sekitar peranakan atau kandungan serta tidak bersifat invasif.&lt;br /&gt;Pijatan luar ini bertujuan untuk reposisi uterus dan organ-organ perut lain serta mengoreksi kesalahan tulang, sehingga meningkatkan aliran darah, impuls saraf, cairan limpa, dan aliran energi ke organ-organ tersebut.&lt;br /&gt;Don Elijio Panti, penyembuh dari suku Shaman Maya di Amerika Tengah, guru Dr. Rosita meyakini bahwa pusat wanita ada pada uterus. Jika uterus tidak seimbang, demikianlah yang terjadi pada dirinya,” ujar Elijio.&lt;br /&gt;Anda bisa melakukannya secara pribadi. Begini cara latihan yang diberikan oleh Chaterine S. Gregory, CMT, praktisi pijat perut maya bersertifikat yang tinggal di Crestone, Colorado, AS.&lt;br /&gt;•    Lepaskan pakaian Anda, ganti dengan yang longgar. Jangan lupa buang air kecil lebih dulu. Berbaringlah dan letakkan bantal di bawah lutut. Rileks dan bernapas dalam selama beberapa menit.&lt;br /&gt;•    Taruh kedua tangan di tulang pinggang, lipat dan masukkan ibu jari ke jari-jari lain yang menutup rapat. Meski tergenggam, letakkan tangan secara rileks sambil membentuk cangkul.&lt;br /&gt;•    Gosok atau gesekkan tangan ke tulang pinggang menuju pusar sambil menekan dalam-dalam tangan senyaman mungkin.&lt;br /&gt;•    Selanjutnya, saat mengembuskan napas, bila Anda merasa tidak nyaman atau sedikit sakit, lakukan gerakan menggesek sepelan mungkin dan tidak perlu mencapai pusar. Bernapaslah dalam dan pelan, lalu embuskan napas saat Anda menekan perut.&lt;br /&gt;•    Ulangi gerakan ini dari tulang pinggang menuju pusar setidaknya dua menit. Kalau Anda merasa sakit atau nyeri kurangi tekanan tetapi teruskan pijatan ke atas dan dalam di sepanjang tempat yang menurut Anda terasa nyaman dan enak.&lt;br /&gt;Kalau Anda merasa tak nyaman selepas pijat, istirahatlah sejenak sebelum memulai lagi dengan sentuhan yang lebih lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupuntur Bikin Haid Teratur&lt;br /&gt;Akupuntur atau tusuk jarum adalah salah satu teknik pengobatan tradisional China (Traditional Chinese Medicine-TCM). TCM memandang kesuburan lewat lensa energi yang menghidupi pasien (chi)&lt;br /&gt;Menurut Stephanie Gianarelli, Lac pemilik Acupuncture Northwest th Seattle Amerika Serikat ketidakseimbangan energi di organ limpa, lever, dan ginjal menyebabkan tidak teraturnya menstruasi. Dengan meningkatkan kesehatan di organ organ tersebut lewat tusukan jarum dan mengubah gaya hidup seorang wanita dapat kembali subur dan sehat secara keseluruhan.&lt;br /&gt;Jurnal Fertility and Sterility yang terbit di Jerman April 2002 mengungkapkan bahwa angka kehamilan meningkat sampai 42,5 persen pada wanita yang menjalani tusuk jarum di organ reproduksi dibanding mereka yang tidak (26,3 persen).&lt;br /&gt;Tusuk jarum, menurut Gianarelli memiliki efek sedatif (menidurkan) bagi sistem saraf, sehingga membuat orang menjadi tenang dan stres reda. Saat stres meningkat, hormon reproduksi tidak akan bekerja dengan baik.&lt;br /&gt;Jadi TCM dan akupuntur mampu meningkatkan fungsi kesuburan karena menyeimbangkan seluruh sistem tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga artikel Cepat hamil ini bermanfaat, dikutip dari : detikHealth&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-5259166638943900389?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/5259166638943900389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=5259166638943900389' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5259166638943900389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5259166638943900389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2009/12/tentang-kesehatan-agar-cepat-hamil.html' title='Tentang Kesehatan | Agar Cepat hamil'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-2165147926401197343</id><published>2009-09-23T19:17:00.000-07:00</published><updated>2009-09-23T19:19:52.556-07:00</updated><title type='text'>Tentang Kesehatan | Gejala dan pengobatan Penyakit Hernia</title><content type='html'>&lt;a href="http://health-solution-center.blogspot.com/"&gt;Tentang Kesegatan&lt;/a&gt; | Herinia. Hernia adalah penyakit akibat turunny buah zakar seiirng melemahnya lapisan otot dinding perut.  DInding rongga yang lemah itu membentuk suatu kantong dengan pintu berupa cincin. Tentang kesehatan tubuh yang terganttu akibat Hernia ini, yang jlas akn sangat berdampak buruk. Gangguan kesehatan hernia terjadi di perut dengan isi yang keluar berupa bagian usus. Penderita Hernia ini, lebih menyerang ke kaum laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang kesehatan anak-nak yang di ganggu Penyakit hernia ini, lebih disebabkan oleh kurang sempurnanya proses vaginalis untuk menutup seiring dengan tumbungnya testis atau buah zakar. tentang kesehatan pada laki-laki dewasa yang di hinggapi Hernia, lebih di akrenakan tekanan tinggi dari rongga perut dan faktor usia sangat menyebabkan lemahnya otot dinding perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit hernia ini, banyak menyerang perkotaan yang penuh dengan aktivitas tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Kesehatan Gejala dari Hernia&lt;br /&gt;Kebanyakan penderitanya akan merasakan nyeri, jika terjadi infeksi di dalamnya, misalnya, jika anak-anak penderitanya terlalu aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Kesehatan &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;Pengobatan&lt;/a&gt; dari Hernia&lt;br /&gt;Pengobatan medis untuk hernia masih dengan melakukan pembedahan. Seringkali hernia dapat didorong kembali ke dalam rongga perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;a href="http://health.detik.com/read/2009/07/03/084037/1158296/770/hernia"&gt;detikhealt&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-2165147926401197343?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/2165147926401197343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=2165147926401197343' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/2165147926401197343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/2165147926401197343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2009/09/tentang-kesehatan-gejala-dan-pengobatan.html' title='Tentang Kesehatan | Gejala dan pengobatan Penyakit Hernia'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-5637134413182891094</id><published>2009-09-22T22:16:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T22:42:18.295-07:00</updated><title type='text'>Tentang Kesehatan | Reproduksi -  Viagra Sudah aman Buat Main SEX</title><content type='html'>&lt;a href="http://health-solution-center.blogspot.com/"&gt;Tentang Kesehatan&lt;/a&gt; | Obat Kuat - Viagra. SUlitnya ereksi dan tahn lama saat berhubungan badan, dan pria sering lari ke obat kuat, entah obat kuat berbahan almaiataupun buatan. Namun efeksamping dari obat kuat itu sendiri berdampak pada pengkonsumsi yang berlebih sehingga jantung tidak kuat menerimanya. Tentang kesehatan mengenai obat kuat yang sering memebunuh banyak orang, kini pria bisa bernafas lega. Peneliti di Newyork telah mengembangkan obat kuat yang difungsikan lain. dDIkembangkan Viagra tanpa efek samping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viagra yang di kembangkan adalah viagra bukan dari tablet melainkan berbentuk cream, sehingga sangat aman untuk kesehatan pengkomsusinya. Reaksi Cream Viagra ini juga cepat. Tentang kesehatan jangan kawatir. Viagra jenis cream ini sangat aman. Viagra cream cukup dioleskan krim tersebut ke kulit penis, dan jreng!! jreng!!! Proses Ereksipun akan segera di mulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Studi yang dimuat tentang kesehatan viagra ini di journal of Sexual Medicine, peneliti mengatakan Viagra, Levitra dan Cialis dapat masuk melalu kulit. dalam bentuk dan partikel sangat kecil yaitu dalam bentu cream. sehingga pengguna viagra cream ini sangat aman tentang kesehatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://health.detik.com/read/2009/09/22/090133/1207691/763/krim-viagra-yang-aman-berhasil-dibuat"&gt;detik.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-5637134413182891094?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/5637134413182891094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=5637134413182891094' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5637134413182891094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5637134413182891094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2009/09/tentang-kesehatan-reproduksi-viagra.html' title='Tentang Kesehatan | Reproduksi -  Viagra Sudah aman Buat Main SEX'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-1828435923742936163</id><published>2009-03-15T05:01:00.000-07:00</published><updated>2009-03-15T05:16:09.063-07:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan  - "Kanker payudara"</title><content type='html'>"kesehatan masyarakat" kali ini akan membahas mengenai "Kanker payudara". "Kanker payudara" terkenal mesin pembunuh untuk wanita di dunia ini. "Kanker payudara" akan di kupas pada blog "kesehatan masyarakat" ini, mulai dari definisi  "Kanker payudara", kemudian Patofisiologi, Gejala Klinis Gejala klinis kanker payudara, faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara, Pengobatan  "Kanker payudara". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog "kesehatan masyarakat" memulai dari apa itu Kanker payudara , Kanker payudara merupakan kanker pada jaringan payudara. Kanker payudara adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Jangan dikira kaum pria terhindar, namun aum pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Blog "kesehatan masyarakat" mengupas tentang Patofisiologi :&lt;br /&gt;1. Transformasi pada Sel-sel kanker dibentuk dari sel-sel normal dalam suatu proses rumit yang disebut transformasi, yang terdiri dari tahap inisiasi dan promosi.&lt;br /&gt;1.1 Tahap inisiasi akan terjadi suatu perubahan dalam bahan genetik sel yang memancing sel menjadi ganas. Di Dalam Perubahan dalam bahan genetik sel ini disebabkan oleh suatu agen yang disebut karsinogen, yang bisa berupa bahan kimia, virus, radiasi (penyinaran) atau sinar matahari. Akan tetapi tidak semua sel memiliki kepekaan yang sama terhadap suatu karsinogen. kelainan genetik dalam sel atau bahan lainnya yang disebut promotor, menyebabkan sel lebih rentan terhadap suatu karsinogen.Dan juga  bahkan gangguan fisik menahunpun bisa membuat sel menjadi lebih peka untuk mengalami suatu keganasan.&lt;br /&gt;1.2 Tahap promosi, suatu sel yang telah mengalami inisiasi akan berubah menjadi ganas. Sel yang belum melewati tahap inisiasi tidak akan terpengaruh oleh promosi. karena itu diperlukan beberapa faktor untuk terjadinya keganasan (gabungan dari sel yang peka dan suatu karsinogen).&lt;br /&gt;2. Stadium Stadium penyakit kanker adalah suatu keadaan dari hasil penilaian dokter saat mendiagnosis suatu penyakit kanker yang diderita pasiennya, sudah sejauh manakah tingkat penyebaran kanker tersebut baik ke organ atau jaringan sekitar maupun penyebaran ketempat jauh Stadium hanya dikenal pada tumor ganas atau kanker dan tidak ada pada tumor jinak. Untuk menentukan suatu stadium, harus dilakukan pemeriksaan klinis dan ditunjang dengan pemeriksaan penunjang lainnya yaitu histopatologi atau PA, rontgen , USG, dan bila memungkinkan dengan CT Scan, scintigrafi dll. Banyak sekali cara untuk menentukan stadium, namun yang paling banyak dianut saat ini adalah stadium kanker berdasarkan klasifikasi sistim TNM yang direkomendasikan oleh UICC(International Union Against Cancer dari WHO atau World Health Organization) / AJCC(American Joint Committee On cancer yang disponsori oleh American Cancer Society dan American College of Surgeons).&lt;br /&gt;2.1 ada sistim TNM dinilai tiga faktor utama yaitu "T" yaitu Tumor size atau ukuran tumor , "N" yaitu Node atau kelenjar getah bening regional dan "M" yaitu metastasis atau penyebaran jauh. Ketiga faktor T,N,M dinilai baik secara klinis sebelum dilakukan operasi , juga sesudah operasi dan dilakukan pemeriksaan histopatologi (PA) . Pada kanker payudara, penilaian TNM sebagai berikut :&lt;br /&gt;T (Tumor size), ukuran tumor :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * T 0 : tidak ditemukan tumor primer&lt;br /&gt;    * T 1 : ukuran tumor diameter 2 cm atau kurang&lt;br /&gt;    * T 2 : ukuran tumor diameter antara 2-5 cm&lt;br /&gt;    * T 3 : ukuran tumor diameter &gt; 5 cm&lt;br /&gt;    * T 4 : ukuran tumor berapa saja, tetapi sudah ada penyebaran ke kulit atau dinding dada atau pada keduanya , dapat berupa borok, edema atau bengkak, kulit payudara kemerahan atau ada benjolan kecil di kulit di luar tumor utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• N (Node), kelenjar getah bening regional (kgb) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * N 0 : tidak terdapat metastasis pada kgb regional di ketiak / aksilla&lt;br /&gt;    * N 1 : ada metastasis ke kgb aksilla yang masih dapat digerakkan&lt;br /&gt;    * N 2 : ada metastasis ke kgb aksilla yang sulit digerakkan&lt;br /&gt;    * N 3 : ada metastasis ke kgb di atas tulang selangka (supraclavicula) atau pada kgb di mammary interna di dekat tulang sternum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• M (Metastasis) , penyebaran jauh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * M x : metastasis jauh belum dapat dinilai&lt;br /&gt;    * M 0 : tidak terdapat metastasis jauh&lt;br /&gt;    * M 1 : terdapat metastasis jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setelah masing-masing faktot T,.N,M didapatkan, ketiga faktor tersebut kemudian digabung dan didapatkan stadium kanker sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Stadium 0 : T0 N0 M0&lt;br /&gt;    * Stadium 1 : T1 N0 M0&lt;br /&gt;    * Stadium II A : T0 N1 M0 / T1 N1 M0 / T2 N0 M0&lt;br /&gt;    * Stadium II B : T2 N1 M0 / T3 N0 M0&lt;br /&gt;    * Stadium III A : T0 N2 M0 / T1 N2 M0 / T2 N2 M0 / T3 N1 M0 / T2 N2 M0&lt;br /&gt;    * Stadium III B : T4 N0 M0 / T4 N1 M0 / T4 N2 M0&lt;br /&gt;    * Stadium III C : Tiap T N3 M0&lt;br /&gt;    * Stadium IV : Tiap T-Tiap N -M1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog "kesehatan masyarakat" akan membahas Gejala Klinis Gejala klinis:&lt;br /&gt;Klinis Gejala klinis kanker payudara dapat berupa • benjolan pada payudara Umumnya berupa benjolan yang tidak nyeri pada payudara. Benjolan itu mula-mula kecil, makin lama makin besar, lalu melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau pada puting susu. • erosi atau eksema puting susu Kulit atau puting susu tadi menjadi tertarik ke dalam (retraksi), berwarna merah muda atau kecoklat-coklatan sampai menjadi oedema hingga kulit kelihatan seperti kulit jeruk (peau d'orange), mengkerut, atau timbul borok (ulkus) pada payudara. Borok itu makin lama makin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara, sering berbau busuk, dan mudah berdarah. • pendarahan pada puting susu. • Rasa sakit atau nyeri pada umumnya baru timbul kalau tumor sudah besar, sudah timbul borok, atau kalau sudah ada metastase ke tulang-tulang. • Kemudian timbul pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, bengkak (edema) pada lengan, dan penyebaran kanker ke seluruh tubuh (Handoyo, 1990). Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut: • terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara); • adanya nodul satelit pada kulit payudara; • kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa; • terdapat model parasternal; • terdapat nodul supraklavikula; • adanya edema lengan; • adanya metastase jauh; • serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog "kesehatan masyarakat" mengupas tentang Faktor Resiko Menurut Moningkey dan KodimPenyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya:&lt;br /&gt;1. Faktor reproduksi Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.&lt;br /&gt;2. enggunaan hormon Hormon eksogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Laporan dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa terdapat peningkatan kanker payudara yang bermakna pada para pengguna terapi estrogen replacement. Suatu metaanalisis menyatakan bahwa walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker ini sebelum menopause.&lt;br /&gt;3. Penyakit fibrokistik Pada wanita dengan adenosis, fibroadenoma, dan fibrosis, tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Pada hiperplasis dan papiloma, risiko sedikit meningkat 1,5 sampai 2 kali. Sedangkan pada hiperplasia atipik, risiko meningkat hingga 5 kali.&lt;br /&gt;4. Obesitas Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Variasi terhadap kekerapan kanker ini di negara-negara Barat dan bukan Barat serta perubahan kekerapan sesudah migrasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh diet terhadap terjadinya keganasan ini.&lt;br /&gt;5. Pengobatan Kanker Ada beberapa pengobatan kanker payudara yang penerapannya banyak tergantung pada stadium klinik penyakit (Tjindarbumi, 1994), yaitu:&lt;br /&gt;5.1 Mastektomi Mastektomi adalah operasi pengangkatan payudara. Ada 3 jenis mastektomi (Hirshaut &amp; Pressman, 1992): &lt;br /&gt;5.1.1Modified Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara, jaringan payudara di tulang dada, tulang selangka dan tulang iga, serta benjolan di sekitar ketiak.&lt;br /&gt;5.1.2 otal (Simple) Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara saja, tetapi bukan kelenjar di ketiak.&lt;br /&gt;5.1.3 Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan sebagian dari payudara. Biasanya disebut lumpectomy, yaitu pengangkatan hanya pada jaringan yang mengandung sel kanker, bukan seluruh payudara. Operasi ini selalu diikuti dengan pemberian radioterapi. Biasanya lumpectomy direkomendasikan pada pasien yang besar tumornya kurang dari 2 cm dan letaknya di pinggir payudara.&lt;br /&gt;5.2 Penyinaran/radiasi Yang dimaksud radiasi adalah proses penyinaran pada daerah yang terkena kanker dengan menggunakan sinar X dan sinar gamma yang bertujuan membunuh sel kanker yang masih tersisa di payudara setelah operasi (Denton, 1996). Efek pengobatan ini tubuh menjadi lemah, nafsu makan berkurang, warna kulit di sekitar payudara menjadi hitam, serta Hb dan leukosit cenderung menurun sebagai akibat dari radiasi.&lt;br /&gt;5.3 Kemoterapi Kemoterapi adalah proses pemberian obat-obatan anti kanker dalam bentuk pil cair atau kapsul atau melalui infus yang bertujuan membunuh sel kanker. Tidak hanya sel kanker pada payudara, tapi juga di seluruh tubuh (Denton, 1996). Efek dari kemoterapi adalah pasien mengalami mual dan muntah serta rambut rontok karena pengaruh obat-obatan yang diberikan pada saat kemoterapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog "kesehatan masyarakat" kemudian akan membahas Strategi Pencegahan Pada prinsipnya, strategi pencegahan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu pencegahan pada lingkungan, pada pejamu, dan milestone. Hampir setiap epidemiolog sepakat bahwa pencegahan yang paling efektif bagi kejadian penyakit tidak menular adalah promosi kesehatan dan deteksi dini. Begitu pula pada kanker payudara, pencegahan yang dilakukan antara lain berupa: 1.6.1. Pencegahan primer Pencegahan primer pada kanker payudara merupakan salah satu bentuk promosi kesehatan karena dilakukan pada orang yang "sehat" melalui upaya menghindarkan diri dari keterpaparan pada berbagai faktor risiko dan melaksanakan pola hidup sehat. 1.6.2. Pencegahan sekunder Pencegahan sekunder dilakukan terhadap individu yang memiliki risiko untuk terkena kanker payudara. Setiap wanita yang normal dan memiliki siklus haid normal merupakan populasi at risk dari kanker payudara. Pencegahan sekunder dilakukan dengan melakukan deteksi dini. Beberapa metode deteksi dini terus mengalami perkembangan. Skrining melalui mammografi diklaim memiliki akurasi 90% dari semua penderita kanker payudara, tetapi keterpaparan terus-menerus pada mammografi pada wanita yang sehat merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Karena itu, skrining dengan mammografi tetap dapat dilaksanakan dengan beberapa pertimbangan antara lain: • Wanita yang sudah mencapai usia 40 tahun dianjurkan melakukan cancer risk assessement survey. • Pada wanita dengan faktor risiko mendapat rujukan untuk dilakukan mammografi setiap tahun. • Wanita normal mendapat rujukan mammografi setiap 2 tahun sampai mencapai usia 50 tahun. Foster dan Constanta menemukan bahwa kematian oleh kanker payudara lebih sedikit pada wanita yang melakukan pemeriksaan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dibandingkan yang tidak. Walaupun sensitivitas SADARI untuk mendeteksi kanker payudara hanya 26%, bila dikombinasikan dengan mammografi maka sensitivitas mendeteksi secara dini menjadi 75%. 1.6.3. Pencegahan Tertier Pencegahan tertier biasanya diarahkan pada individu yang telah positif menderita kanker payudara. Penanganan yang tepat penderita kanker payudara sesuai dengan stadiumnya akan dapat mengurangi kecatatan dan memperpanjang harapan hidup penderita. Pencegahan tertier ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup penderita serta mencegah komplikasi penyakit dan meneruskan pengobatan. Tindakan pengobatan dapat berupa operasi walaupun tidak berpengaruh banyak terhadap ketahanan hidup penderita. Bila kanker telah jauh bermetastasis, dilakukan tindakan kemoterapi dengan sitostatika. Pada stadium tertentu, pengobatan diberikan hanya berupa simptomatik dan dianjurkan untuk mencari pengobatan alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan informasi yang dikutip dari wikipedia bermanfaat untuk pembaca blog "kesehatan masyarakat"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-1828435923742936163?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/1828435923742936163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=1828435923742936163' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/1828435923742936163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/1828435923742936163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2009/03/dunia-kesehatan-kanker-payudara.html' title='Dunia Kesehatan  - &quot;Kanker payudara&quot;'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-4344403056820021666</id><published>2009-03-07T19:16:00.000-08:00</published><updated>2009-03-11T19:35:00.707-07:00</updated><title type='text'>Dunia kesehatan - Pelicin Buat Wanita, Saat Berhubungan Intim</title><content type='html'>&lt;a href="http://health-solution-center.blogspot.com/"&gt;Dunia kesehatan&lt;/a&gt; - Kali ini blog ecek-ecek ini akan memanjakan waita dengan membuat artikel 'kesehatan wanita'. 'Pelicin Buat Wanita, Saat Berhubungan Intim' itu yang akan kita bahas. Bukan menjadi rahasia lagi kalau kondisi mrs.V / vagina wanita yang "kering" membuatketidak nyamanan saatbersenggama atau berhubungan intim. Oleh Karena Itu dibutuhkan "pelicin" (lubricant) untuk mempermudah penetrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, Wanita pada keadaan terangsang, organ intim wanita atau vagina akan mengeluarkan cairan atau bisa disebut 'lubrikasi'. Akan tetapi ada beberapa kondisi yang membuat hal tersebut tidak lancar, contohnya karena faktor infeksi di sekitar vagina, kurang rangsangan, atau juga karena faktor menopause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaian lubricant untuk memperlancar hubungan seksual sebenarnya sudah sangat tua, bahkan di kitab Kamasutra pun sudah tercatat. Pemakaian lubricant sangat mudah, tinggal dioleskan di vagina saat akan berhubungan intim. Setelahnya, segera cuci bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ada banyak jenis lubricant yang dijual bebas di pasaran, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Berikut di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Petroleum base&lt;br /&gt;Lubricant dengan bahan dasar petroleum sebenarnya tidak dianjurkan. Lubricant ini cenderung mengiritasi vagina, dapat mengurangi kemampuan sperma membuahi sel telur, hingga amat tidak disarankan penggunaannya pada pasangan yang menginginkan segera terjadinya pembuahan. Setelah menempel di vagina, lubricant dengan bahan dasar ini pun sulit dicuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Oil base&lt;br /&gt;Lubricant ini berbahan dasar minyak natural, seperti vegetable oil, hingga aman untuk vagina. Walaupun begitu, penggunaan lubricant jenis ini bisa mengurangi kemampuan sperma sehingga tidak disarankan bagi pasangan yang mendambakan kehamilan. Di samping itu, karena bahan dasarnya minyak, lubricant ini pun sulit dicuci setelah menempel di vagina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Water base&lt;br /&gt;Lubricant jenis ini relatif paling aman hingga paling disarankan penggunaannya. Mengapa paling aman? Karena lubricant jenis ini diproses dari air yang diionisasi dan bersifat nontoksik alias tidak beracun, serta tidak menyebabkan alergi maupun mengundang iritasi. Lubricant jenis ini biasanya berasa agak manis dan aman bila tertelan. Bahkan sebagai variasi, ada beberapa merek yang menambahkan flavour, seperti rasa stroberi dan jeruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Silicon base&lt;br /&gt;Pada dasarnya lubricant berbahan dasar silikon sama dengan lubricant berbahan dasar air. Selain aman dan tidak menyebabkan iritasi, lubricant jenis ini mempunyai kelebihan yakni tahan air/water resistant. Namun lubricant ini harganya relatif lebih mahal, hingga kurang populer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-4344403056820021666?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/4344403056820021666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=4344403056820021666' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/4344403056820021666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/4344403056820021666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2009/03/dunia-kesehatan-pelicin-buat-wanita.html' title='Dunia kesehatan - Pelicin Buat Wanita, Saat Berhubungan Intim'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-7352974977166710623</id><published>2009-02-28T03:18:00.000-08:00</published><updated>2009-02-28T03:23:28.271-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan : 'Vitamin ' - VItamin D Membuat Umur Lebih Panjang</title><content type='html'>&lt;a href="http://health-solution-center.blogspot.com/"&gt;Dunia Kesehatan &lt;/a&gt;- 'Vitamin', Sabtu, 28 Februari 2009 tentang &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;VItamin D&lt;/a&gt; Membuat Umur Lebih Panjang'. Fungsi Vitamin D bukan cuma baik untuk kesehatan. Akan tetapi juga bisa memperpanjang usia Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian Riset terbaru dari Universitas Johns Hopkins menyimpulkan bahwa asupan &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;vitamin D&lt;/a&gt; yang lebih besar mengurangi kemungkinan Anda meninggal dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil sejumlah studi juga menunjukkan, kekurangan &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;vitamin D&lt;/a&gt; meningkatkan risiko kematian hingga 26 persen. &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;Vitamin D&lt;/a&gt; juga dapat mengurangi tingkat kematian dari hampir semua jenis kanker termasuk kanker payudara, usus dan prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti juga mengatakan bahwa vitamin D membantu mencegah penyakit diabetes, ginjal dan kardiovaskular. Dokter penyakit dalam asal Atlanta, AS Reginald Fowler mengatakan, 80 persen pasiennya kekurangan &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;vitamin&lt;/a&gt; krusial tersebut yang mempertahankan level darah normal dari kalsium dan fosfor di dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Fowler kerap melakukan skrining untuk &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;vitamin D&lt;/a&gt; selama memeriksa pasiennya. kemudian Tes darah yang simpel bisa mengecek level vitamin D yang harus mencapai 30 nanogram per milimeter atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Fowler mengatakan , orang yang kekurangan &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;vitamin D&lt;/a&gt; bisa mengalami nyeri otot. Bahkan kekurangan vitamin D yang parah dan berlangsung lama bisa memicu penyakit rakhitis, pelemahan dan kerapuhan tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Dr Fowler "Ini bukan hal untuk dianggap main-main,"  seperti dilansir harian News.com.au, Kamis (26/2/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui sinar matahari membantu tubuh memproduksi &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;vitamin D&lt;/a&gt;. Akantetapi terlalu sering berjemur di bawah sinar matahari juga bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Jadi makanan dan suplemen umumnya dipandang sebagai sumber terbaik &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;vitamin D&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menambah dan meningkatkan asupan &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;vitamin D&lt;/a&gt;, makanlah lebih banyak makanan yang kaya vitamin D seperti ikan tuna, salmon, sereal, kacang-kacangan, jus jeruk dan susu. Bisa juga mengkonsumsi suplemen &lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;vitamin D-3&lt;/a&gt; seperti cholecalciferol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : detik.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-7352974977166710623?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/7352974977166710623/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=7352974977166710623' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/7352974977166710623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/7352974977166710623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2009/02/dunia-kesehatan-vitamin-vitamin-d.html' title='Dunia Kesehatan : &apos;Vitamin &apos; - VItamin D Membuat Umur Lebih Panjang'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-9089278037003440262</id><published>2008-11-02T17:02:00.000-08:00</published><updated>2008-11-02T17:08:50.554-08:00</updated><title type='text'>DUNIA KESEHATANA - Melamin vs Kesehatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SQ5PGVFr91I/AAAAAAAABMs/WOSrktMDnJk/s1600-h/063102p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SQ5PGVFr91I/AAAAAAAABMs/WOSrktMDnJk/s200/063102p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5264231984601495378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengapa&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; melamin&lt;/span&gt; berbahaya bagi kesehatan, bagaimana &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;melamin&lt;/span&gt; bisa menggantikan protein?&lt;br /&gt;Tubuh Tidak bisa mencerna zat melamin dan lama kelamaan akan mengkristal atau membatu dalam ginjal, kristal makin lama makin bertumpuk &amp; terbentuklah batu ginjal yg bs menyebabkan ginjal tdk bs berfungsi (seperti tdk bs mencuci darah &amp; tdk bs buang air kecil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun batu ginjal bisa dibuang, ginjal yg sudah terluka tdk bs sembuh sempurna seperti sedia kala &amp; kemungkinan makin lama makin rusak &amp; tdk berfungsi sama sekali &amp; mengharuskan kita cuci darah di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur atau senyawa kimia melamin mirip dgn protein. Bentuk &amp; tekstur nya juga mirip sekali dgn susu bubuk putih. Tidak berbau &amp; berasa, makanya bisa dicampurkan ke dalam susu bubuk tanpa mencurigakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh mengenai melamin.&lt;br /&gt;Melamin adalah bahan kimia berbasis organik yang banyak ditemukan dalam bentuk kristal putih dalam nitrogen. Melamin biasa digunakan sebagai bahan campuran plastik, pupuk dan produk pembersih. Melamin sendiri tidak memiliki unsur dan nilai nutrisi, sehingga bila dicampur dengan susu akan membuat kadar protein susu seolah lebih tinggi daripada aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan informasi yang terdapat dalam situs WHO, pencampuran melamin berawal dari tindakan pengoplosan susu dengan air. Jika susu dioplos dengan air, susu akan mengalami pengenceran dan protein yang terkandung dalam susu akan berkurang. Penambahan melamin dimaksudkan untuk mengelabui pengecekan agar susu yang encer tadi dikategorikan normal kandungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikutip situs lampung post, melamin dapat menyebabkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Gangguan metabolisme, terutama terhadap bayi dan anak-anak&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Fungsi ginjal yang bertugas membuang racun dalam tubuh terganggu&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Serangan akut pada saluran pencernaan, seperti muntah dan mencret&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kerusakan pada organ tubuh lainnya seperti gangguan pada fungsi otak, hati, ginjal, mata dan telinga&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Merusak sistem kekebalan tubuh bayi dan anak-anak yang mengonsumsi susu bermelamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) bekerjasama dengan BPOM, Jenis dan merk produk makanan dari cina yg dilarang pemerintah, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Yogurt bermerek Jinwei Yoguoo (susu fermentasi rasa aneka buah, rasa buah dan rasa netral/plain)&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Susu full cream merek Guozhen&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Indo Eskrim Meiji Gold Monas (rasa coklat dan rasa vanila)&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Oreo (stik wafer, cocholate sandwich cookie)&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kembang gula coklat susu M&amp;Ms&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Snickers (biskuit nuget lapis coklat)&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Makanan dan minuman merek Yili yakni Yili Bean Club Matcha Red Bean Ice Bar&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Yili Red Bean Ice Bar&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Yili Super Bean Chesnut Ice Bar&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Yili Prestige&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Yili High Calcium Low Fat Milk Beverage&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Yili Choice Dairy Frozen Yogurt Bar With Real Peach and Pinepple Flavoured&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Yili High Calcium Milk Baverage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk makanan mengandung susu lain yang juga harus diamankan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Chocliz Dark Chocolate&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Dutch Lady Strawbery Flavoured Milk (ekpor Cina, Hongkong dan Singapura)&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Natural Choice Yogurt Flavoured Ice Bar With Real Fruit&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Nestle Dairy Farm UHT Pure Milk (katering)&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kembang gula rasa coklat Dove Choc&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kembang gula White Rabbit Creamy Candy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : berbagai sumber.&lt;br /&gt;ANDA INGIN Info????, silahkan Klik :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bali-villa-hotel.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Info Hotel di Bali&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://php-mysql-solution.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Blajar PHP&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kadekagusardana.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Mau Buat Aplikasi WEB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://footballadsenseparking.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Bola&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://maniak-bola.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Bola Mania&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://samba-dancer.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Info Bola&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mp3-lirycs-downloads.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Donload MP3 Free&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://health-solution-center.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Check Kesehatan anda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://topnews-today.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Berita Hari Ini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://agusardanahotellist.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Daftar Nama-nama Hotel&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lyrics-music-legend.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Musik Jadul&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://scienctechnology-sg.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Tentang Alam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hp-gsm-cdma.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Harga HP &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://motogp-fans-club.blogspot.com/" target="_blank" &gt;MOTO GP&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://networknnetwork.blogspot.com/" target="_blank" &gt;NETWORK&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://songan-baliage.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Desa'ku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://networkbali.blogspot.com/" target="_blank" &gt;NETWORK Bali&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cintakiriman.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Cinta KU&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://motorplus1.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Motor Plus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ngopi-di-bali.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Ngopi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kelamin-sehat.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Kelamin anda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://catatan-tragedi.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Donload Tragedi Dunia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bibirplus.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Bibirnya Gosip&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://notebook-or-pc.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Laptop Ku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Tanamanku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://vaksin-virus.blogspot.com/" target="_blank" &gt;Virus MU&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-9089278037003440262?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/9089278037003440262/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=9089278037003440262' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/9089278037003440262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/9089278037003440262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/11/dunia-kesehatana-melamin-vs-kesehatan.html' title='DUNIA KESEHATANA - Melamin vs Kesehatan'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SQ5PGVFr91I/AAAAAAAABMs/WOSrktMDnJk/s72-c/063102p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-5348646243629905532</id><published>2008-10-14T23:42:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T23:47:33.908-07:00</updated><title type='text'>DUNIA KESEHATAN - Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SPWRmf97_NI/AAAAAAAABMM/_DjJAU7tgtQ/s1600-h/rhah_jaroe.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SPWRmf97_NI/AAAAAAAABMM/_DjJAU7tgtQ/s200/rhah_jaroe.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257268230627261650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia : Cuci tangan dengan sabun merupakan kegiatan penting karena kegiatan ini sebagai implementasi dari paradigma baru dalam pelaksanaan program – program kesehatan.Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia merupakan Paradigma baru tersebut merupakan terjemahan dari amanat UUD 1945, bahwa “setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan, Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K) dalam sambutan yang dibacakan drg. Naydial Roesdal, Msc.PH, Staf Ahli Menkes Bidang Pembiayaan dan Pemberdayaan Masyarakat pada peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS) di Lapangan Markas Besar Angkatan Udara (MBAU), Pancoran, Jakarta Selatan. Peringatan HCTPS ini merupakan acara peringatan yang pertama kali diselenggarakan sebagai jawaban dari seruan Rapat Umum PBB untuk meningkatkan praktik higien dan dan sanitasi di seluruh dunia.&lt;br /&gt;Menurut Menkes, fokus HCTPS tahun 2008 adalah anak sekolah sebagai ‘Agen Perubahan’. Hal ini dimaksudkan bahwa anak-anak perlu membiasakan diri untuk melakukan cuci tangan pakai sabun. Dengan demikian, ini juga berarti mengajarkan anak-anak dan seluruh keluarga hidup sehat sejak dini sehingga pola hidup bersih dan sehat akan tertanam kuat di diri pribadi anak-anak dan anggota keluarga lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini serentak dilaksanakan di 50 negara seperti China, Bangladesh, India, Vietnam, Pakistan, dan Filipina di Asia; Madagaskar, Afrika Selatan, Uganda, Kenya, Mesir, Mali, dan Etiopia di Afrika; Kolombia, Peru, Nikaragua, dan Mexico di Amerika Latin; serta negara lain seperti Amerika Serikat dan Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan HCTPS ini dihadiri perwakilan Duta Besar negara peserta HCTPS, perwakilan badan-badan internasional seperti UNICEF, WHO dan melibatkan 5.000 anak dan 5.000 ibu di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Menkes, sejak 20 Agustus 2008 telah diresmikan pendekatan baru Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan pada tanggal 9 September 2008 diterbitkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, di mana Cuci Tangan Pakai Sabun merupakan pilar kedua dari 5 pilar STBM. Dengan demikian diharapkan kegiatan ini akan terus menerus dilakukan sehingga mencakup seluruh desa. Hal ini juga merupakan bagian dari kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk Hidup Sehat dan mewujudkan seluruh desa menjadi Desa Siaga. Sehingga nantinya akan tercipta masyarakat yang berperilaku hidup bersih dan sehat, papar drg. Naydial Roesdal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-5223002 dan 52921669, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id.&lt;br /&gt;heheheh...Mulai peduli dengan kesehatan.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bravo Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-5348646243629905532?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/5348646243629905532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=5348646243629905532' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5348646243629905532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5348646243629905532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/10/dunia-kesehatan-hari-cuci-tangan-pakai.html' title='DUNIA KESEHATAN - Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SPWRmf97_NI/AAAAAAAABMM/_DjJAU7tgtQ/s72-c/rhah_jaroe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-4647694988329651044</id><published>2008-05-10T17:12:00.000-07:00</published><updated>2008-05-10T17:16:22.128-07:00</updated><title type='text'>DUNIA KESEHATAN -  Chemical safety</title><content type='html'>Chemical safety - http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dioxins and their effects on human health&lt;br /&gt;Sources of dioxin contamination&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Background&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt; -Dioxins are environmental pollutants. They have the dubious distinction of belonging to the “dirty dozen” - a group of dangerous chemicals known as persistent organic pollutants. Dioxins are of concern because of their highly toxic potential. Experiments have shown they affect a number of organs and systems. Once dioxins have entered the body, they endure a long time because of their chemical stability and their ability to be absorbed by fat tissue, where they are then stored in the body. Their half-life in the body is estimated to be seven to eleven years. In the environment, dioxins tend to accumulate in the food chain. The higher in the animal food chain one goes, the higher is the concentration of dioxins.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The chemical name for dioxin is: 2,3,7,8- tetrachlorodibenzo para dioxin (TCDD). The name ‘dioxins’ is often used for the family of structurally and chemically related polychlorinated dibenzo para dioxins (PCDDs) and polychlorinated dibenzofurans (PCDFs). Certain dioxin-like polychlorinated biphenyls (PCBs) with similar toxic properties are also included under the term “dioxins”. Some 419 types of dioxin-related compounds have been identified but only about 30 of these are considered to have significant toxicity, with TCDD being the most toxic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/ - Dioxins are mainly by products of industrial processes but can also result from natural processes, such as volcanic eruptions and forest fires. Dioxins are unwanted by products of a wide range of manufacturing processes including smelting, chlorine bleaching of paper pulp and the manufacturing of some herbicides and pesticides. In terms of dioxin release into the environment, waste incinerators (solid waste and hospital waste) are often the worst culprits, due to incomplete burning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/ - Although formation of dioxins is local, environmental distribution is global. Dioxins are found throughout the world in practically all media. The highest levels of these compounds are found in some soils, sediments and food, especially dairy products, meat, fish and shellfish. Very low levels are found in plants, water and air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Extensive stores of PCB-based waste industrial oils, many with high levels of PCDFs, exist throughout the world. Long-term storage and improper disposal of this material may result in dioxin release into the environment and the contamination of human and animal food supplies. PCB-based waste is not easily disposed of without contamination of the environment and human populations. Such material needs to be treated as hazardous waste and is best destroyed by high temperature incineration.&lt;br /&gt;Dioxin contamination incidents&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Many countries monitor their food supply for dioxins. This has led to early detection of contamination and has often prevented impact on a larger scale. One example is the detection of increased dioxin levels in milk in 2004 in the Netherlands, traced to a clay used in the production of the animal feed. In another incident, elevated dioxin levels were detected in animal feed in the Netherlands in 2006 and the source was identified as contaminated fat used in the production of the feed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some dioxin contamination events have been more significant, with broader implications in many countries.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In July 2007, the European Commission issued a health warning to its Member States after high levels of dioxins were detected in a food additive - guar gum - used as thickener in small quantities in meat, dairy, dessert or delicatessen products. The source was traced to guar gum from India that was contaminated with pentachlorophenol (PCP), a pesticide no longer in use. PCP contains dioxins as contamination.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In 1999, high levels of dioxins were found in poultry and eggs from Belgium. Subsequently, dioxin-contaminated animal-based food (poultry, eggs, pork), were detected in several other countries. The cause was traced to animal feed contaminated with illegally disposed PCB-based waste industrial oil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In March 1998, high levels of dioxins in milk sold in Germany were traced to citrus pulp pellets used as animal feed exported from Brazil. The investigation resulted in a ban on all citrus pulp imports to the EU from Brazil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Another case of dioxin contamination of food occurred in the United States of America in 1997. Chickens, eggs, and catfish were contaminated with dioxins when a tainted ingredient (bentonite clay, sometimes called “ball clay”) was used in the manufacture of animal feed. The contaminated clay was traced to a bentonite mine. As there was no evidence that hazardous waste was buried at the mine, investigators speculate that the source of dioxins may be natural, perhaps due to a prehistoric forest fire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Large amounts of dioxins were released in a serious accident at a chemical factory in Seveso, Italy, in 1976. A cloud of toxic chemicals, including 2,3,7,8-Tetrachlorodibenzo-p-dioxin, or TCDD, was released into the air and eventually contaminated an area of 15 square kilometres where 37 000 people lived. Extensive studies in the affected population are continuing to determine the long-term human health effects from this incident. These investigations, however, are hampered by the lack of appropriate exposure assessments. A minor increase in certain cancers and effects on reproduction have been detected and are being further investigated. Possible effects on the children of exposed people are currently being studied.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TCDD has also been extensively studied for health effects linked to its presence as a contaminant in some batches of the herbicide Agent Orange, which was used as a defoliant during the Vietnam War. A link to certain types of cancers and also to diabetes is still being investigated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Earlier incidents of food contamination have been reported in other parts of the world. Although all countries can be affected, most contamination cases have been reported in industrialized countries where adequate food contamination monitoring, greater awareness of the hazard and better regulatory controls are available for the detection of dioxin problems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A few cases of intentional human poisoning have also been reported. The most notable incident is the 2004 case of Viktor Yushchenko, President of the Ukraine, whose face was disfigured by chloracne.&lt;br /&gt;Effects of dioxins on human health&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Short-term exposure of humans to high levels of dioxins may result in skin lesions, such as chloracne and patchy darkening of the skin, and altered liver function. Long-term exposure is linked to impairment of the immune system, the developing nervous system, the endocrine system and reproductive functions. Chronic exposure of animals to dioxins has resulted in several types of cancer. TCDD was evaluated by the WHO’s International Agency for Research on Cancer (IARC) in 1997. Based on animal data and on human epidemiology data, TCDD was classified by IARC as a "known human carcinogen”. However, TCDD does not affect genetic material and there is a level of exposure below which cancer risk would be negligible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Due to the omnipresence of dioxins, all people have background exposure and a certain level of dioxins in the body, leading to the so-called body burden. Current normal background exposure is not expected to affect human health on average. However, due to the high toxic potential of this class of compounds, efforts need to be undertaken to reduce current background exposure.&lt;br /&gt;Sensitive subgroups&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The developing fetus is most sensitive to dioxin exposure. The newborn, with rapidly developing organ systems, may also be more vulnerable to certain effects. Some individuals or groups of individuals may be exposed to higher levels of dioxins because of their diets (e.g., high consumers of fish in certain parts of the world) or their occupations (e.g., workers in the pulp and paper industry, in incineration plants and at hazardous waste sites, to name just a few).&lt;br /&gt;Prevention and control of dioxin exposure&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proper incineration of contaminated material is the best available method of preventing and controlling exposure to dioxins. It can also destroy PCB-based waste oils. The incineration process requires high temperatures, over 850°C. For the destruction of large amounts of contaminated material, even higher temperatures - 1000°C or more - are required.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prevention or reduction of human exposure is best done via source-directed measures, i.e. strict control of industrial processes to reduce formation of dioxins as much as possible. This is the responsibility of national governments, but in recognition of the importance of this approach, the Codex Alimentarius Commission adopted in 2001 a Code of Practice for Source Directed Measures to Reduce Contamination of Foods with Chemicals (CAC/RCP 49-2001), and in 2006 a Code of Practice for the Prevention and Reduction of Dioxin and Dioxin-like PCB Contamination in Food and Feeds (CAC/RCP 62-2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;More than 90% of human exposure to dioxins is through the food supply, mainly meat and dairy products, fish and shellfish. Consequently, protecting the food supply is critical. One approach includes, as mentioned above, source-directed measures to reduce dioxin emissions. Secondary contamination of the food supply needs to be avoided throughout the food-chain. Good controls and practices during primary production, processing, distribution and sale are all essential to the production of safe food.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Food contamination monitoring systems must be in place to ensure that tolerance levels are not exceeded. It is the role of national governments to monitor the safety of food supply and to take action to protect public health. When incidents of contamination are suspected, countries should have contingency plans to identify, detain and dispose of contaminated feed and food. The exposed population should be examined in terms of exposure (e.g. measuring the contaminants in blood or human milk) and effects (e.g. clinical surveillance to detect signs of ill health).&lt;br /&gt;What should consumers do to reduce their risk of exposure?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trimming fat from meat and consuming low fat dairy products may decrease the exposure to dioxin compounds. Also, a balanced diet (including adequate amounts of fruits, vegetables and cereals) will help to avoid excessive exposure from a single source. This is a long-term strategy to reduce body burdens and is probably most relevant for girls and young women to reduce exposure of the developing fetus and when breastfeeding infants later on in life. However, the possibility for consumers to reduce their own exposure is somewhat limited.&lt;br /&gt;What does it take to identify and measure dioxins in the environment and food?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The quantitative chemical analysis of dioxins requires sophisticated methods that are available only in a limited number of laboratories around the world. These are mostly in industrialized countries. The analysis costs are very high and vary according to the type of sample, but range from over US$ 1700 for the analysis of a single biological sample to several thousand US dollars for the comprehensive assessment of release from a waste incinerator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Increasingly, biological (cell- or antibody) -based screening methods are being developed. The use of such methods for food samples is not yet sufficiently validated. Nevertheless, such screening methods will allow more analyses at lower cost. In case of a positive screening test, confirmation of results must be carried out via more complex chemical analysis.&lt;br /&gt;WHO activities related to dioxins&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reducing dioxin exposure is an important public health goal for disease reduction, also with respect to sustainable development. In order to give guidance on acceptable levels of exposure, WHO has held a series of expert meetings to determine a tolerable intake of dioxins to which a human can be exposed throughout life without harm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the latest of such expert meetings held in 2001, the Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA) performed an updated comprehensive risk assessment of PCDDs, PCDFs, and “dioxin-like” PCBs. The experts concluded that a tolerable intake could be established for dioxins on the basis of the assumption that there is a threshold for all effects, including cancer. The long half-lives of PCDDs, PCDFs and “dioxin-like” PCBs mean that each daily ingestion has a small or even a negligible effect on overall intake. In order to assess long- or short-term risks to health due to these substances, total or average intake should be assessed over months, and the tolerable intake should be assessed over a period of at least one month. The experts established a provisional tolerable monthly intake (PTMI) of 70 picogram/kg per month. This level is the amount of dioxins that can be ingested over lifetime without detectable health effects.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WHO, in collaboration with the Food and Agriculture Organization (FAO), through the joint FAO/WHO Codex Alimentarius Commission, has established a ‘Code of Practice for the Prevention and Reduction of Dioxin and Dioxin-like PCB Contamination in Foods and Feed’. This document gives guidance to national and regional authorities on preventive measures. The establishment of Codex guideline levels for dioxins in foods is under consideration.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Since 1976 WHO has been responsible for the Global Environment Monitoring System’s Food Contamination Monitoring and Assessment Programme. Commonly known as GEMS/Food, the programme provides information on levels and trends of contaminants in food through its network of participating laboratories in over 70 countries around the world. Dioxins are included in this monitoring programme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Since 1987, WHO has conducted periodic studies on levels of dioxins in human milk, mainly in European countries. These studies provide an assessment of human exposure to dioxins from all sources. Recent exposure data indicate that measures introduced to control dioxin release in a number of countries have resulted in a substantial reduction in exposure to these compounds over the past two decades.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WHO is now working with the United Nations Environmental Programme (UNEP) on the implementation of the ‘Stockholm Convention’, an international agreement to reduce emissions of certain persistent organic pollutants (POPs), including dioxins. A number of actions are being considered internationally to reduce the production of dioxins during incineration and manufacturing processes. In responding to the needs of the Stockholm Convention on POPs, the WHO GEMS/Food has developed a new protocol for a Global Survey of Human Milk for POPs in order to meet the health, food safety and environmental objectives of WHO, UNEP and their member countries. This protocol will assist national and regional authorities to collect and analyse representative samples in order to assess the current state of background exposure and in the future to assess the effectiveness of measures taken to reduce exposure.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dioxins occur as a complex mixture in the environment and in food. In order to assess the potential risk of the whole mixture, the concept of toxic equivalence has been applied to this group of contaminants. TCDD, the most toxic member of the family, is used as reference compound, and all other dioxins are assigned a toxic potency relative to TCDD, based on experimental studies. During the last 15 years, WHO, through the International Programme on Chemical Safety (IPCS), has established and regularly re-evaluated toxic equivalency factors (TEFs) for dioxins and related compounds through expert consultations. WHO-TEF values have been established which apply to humans, mammals, birds and fish. The last such consultation was held in 2005 to update human and mammalian TEFs. These international TEFs have been developed for application in risk assessment and management, and have been adopted formally by a number of countries and regional bodies, including Canada, Japan, the United States and the European Union.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.who.int/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-4647694988329651044?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/4647694988329651044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=4647694988329651044' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/4647694988329651044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/4647694988329651044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/05/dunia-kesehatan-chemical-safety.html' title='DUNIA KESEHATAN -  Chemical safety'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-6725525455491480307</id><published>2008-05-10T17:10:00.000-07:00</published><updated>2008-05-10T17:12:04.629-07:00</updated><title type='text'>DUNIA KESEHATAN -  air pollution and health</title><content type='html'>Indoor air pollution and health&lt;br /&gt;Scope of the problem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/- More than half of the world’s population rely on dung, wood, crop waste or coal to meet their most basic energy needs. Cooking and heating with such solid fuels on open fires or stoves without chimneys leads to indoor air pollution. This indoor smoke contains a range of health-damaging pollutants including small soot or dust particles that are able to penetrate deep into the lungs. In poorly ventilated dwellings, indoor smoke can exceed acceptable levels for small particles in outdoor air 100-fold. Exposure is particularly high among women and children, who spend the most time near the domestic hearth. Every year, indoor air pollution is responsible for the death of 1.6 million people - that's one death every 20 seconds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/- The use of polluting fuels thus poses a major burden on the health of poor families in developing countries. The dependence on such fuels is both a cause and a result of poverty as poor households often do not have the resources to obtain cleaner, more efficient fuels and appliances. Reliance on simple household fuels and appliances can compromise health and thus hold back economic development, creating a vicious cycle of poverty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-According to the 2004 assessment of the International Energy Agency, the number of people relying on biomass fuels such as wood, dung and agricultural residues, for cooking and heating will continue to rise. In sub-Saharan Africa, the reliance on biomass fuels appears to be growing as a result of population growth and the unavailability of, or increases in the price of, alternatives such as kerosene and liquid petroleum gas. Despite the magnitude of this growing problem, the health impacts of exposure to indoor air pollution have yet to become a central focus of research, development aid and policy-making.&lt;br /&gt;The health impact: A major killer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/The World Health Organization (WHO) has assessed the contribution of a range of risk factors to the burden of disease and revealed indoor air pollution as the 8th most important risk factor and responsible for 2.7% of the global burden of disease . Globally, indoor air pollution from solid fuel use is responsible for 1.6 million deaths due to pneumonia, chronic respiratory disease and lung cancer, with the overall disease burden (in Disability-Adjusted Life Years or DALYs, a measure combining years of life lost due to disability and death) exceeding the burden from outdoor air pollution five fold. In high-mortality developing countries, indoor smoke is responsible for an estimated 3.7% of the overall disease burden, making it the most lethal killer after malnutrition, unsafe sex and lack of safe water and sanitation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/Indoor air pollution has been associated with a wide range of health outcomes, and the evidence for these associations has been classified as strong, moderate or tentative in a recent systematic review. Included in the above assessment were only those health outcomes for which the evidence for indoor air pollution as a cause was classified as strong. There is consistent evidence that exposure to indoor air pollution increases the risk of pneumonia among children under five years, and chronic respiratory disease and lung cancer (in relation to coal use) among adults over 30 years old. The evidence for a link with lung cancer from exposure to biomass smoke, and for a link with asthma, cataracts and tuberculosis was considered moderate. On the basis of the limited available studies, there is tentative evidence for an association between indoor air pollution and adverse pregnancy outcomes, in particular low birth weight, or ischaemic heart disease and nasopharyngeal and laryngeal cancers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-While the precise mechanism of how exposure causes disease is still unclear, it is known that small particles and several of the other pollutants contained in indoor smoke cause inflammation of the airways and lungs and impair the immune response. Carbon monoxide also results in systemic effects by reducing the oxygen-carrying capacity of the blood.&lt;br /&gt;Pneumonia and other acute lower respiratory infections&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-Globally, pneumonia and other acute lower respiratory infections represent the single most important cause of death in children under five years. Exposure to indoor air pollution more than doubles the risk of pneumonia and is thus responsible for more than 900 000 of the 2 million annual deaths from pneumonia.&lt;br /&gt;Chronic obstructive pulmonary disease&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/- Women exposed to indoor smoke are three times as likely to suffer from chronic obstructive pulmonary disease (COPD), such as chronic bronchitis, than women who cook and heat with electricity, gas and other cleaner fuels. Among men, exposure to this neglected risk factor nearly doubles the risk of chronic respiratory disease. Consequently, indoor air pollution is responsible for approximately 700 000 out of the 2.7 million global deaths due to COPD.&lt;br /&gt;Lung cancer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-Coal use is widespread in China and cooking on open fires or simple stoves can cause lung cancer in women. Exposure to smoke from coal fires doubles the risk of lung cancer, in particular among women who tend to smoke less than men in most developing countries. Every year, more than one million people die from lung cancer globally, and indoor air pollution is responsible for approximately 1.5% of these deaths.&lt;br /&gt;Disproportionate impacts on children and women&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-Household energy practices vary widely around the world, as does the resultant death toll due to indoor air pollution. While more than two-thirds of indoor smoke deaths from acute lower respiratory infections in children occur in WHO's African and South East Asian Regions, over 50% of the COPD deaths due to indoor air pollution occur in the Western Pacific region.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-In most societies, women are in charge of cooking and - depending on the demands of the local cuisine - they spend between three and seven hours per day near the stove, preparing food. 59% of all indoor air pollution-attributable deaths thus fall on females. Young children are often carried on their mother's back or kept close to the warm hearth. Consequently, infants spend many hours breathing indoor smoke during their first year of life when their developing airways make them particularly vulnerable to hazardous pollutants. As a result, 56% of all indoor air pollution-attributable deaths occur in children under five years of age.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-In addition to the health burden, fuel collection can impose a serious time burden on women and children. Alleviating this work will free women's time for productive endeavours and child care, and can boost children's school attendance and time for homework.&lt;br /&gt;Millennium Development Goals are guiding international action&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-Tackling indoor air pollution in the context of household energy is linked to achieving the Millennium Development Goals, in particular to reducing child mortality (Goal 4), to promoting gender equality and empowering women (Goal 3), to opening up opportunities for income generation and eradicating extreme poverty (Goal 1), and to ensuring environmental sustainability (Goal 7). WHO reports the "proportion of the population using solid fuels for cooking" as an indicator for assessing progress towards the integration of the principles of sustainable development into country policies and programmes. Yet, the central role of household energy is not currently reflected in the political responses to achieve the Millennium Development Goals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-Measures to reduce indoor air pollution and associated health effects range from switching to cleaner alternatives, such as gas, electricity or solar energy, to improved stoves or hoods that vent health-damaging pollutants to the outside, to behavioural changes. There is an urgent need to investigate which interventions work and how they can be implemented in a successful, sustainable and financially viable way.&lt;br /&gt;What WHO is doing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://health-solution-center.blogspot.com/-WHO, as the global public health agency, is advocating for the integration of health in international and national energy policies and programmes. WHO collects and evaluates the evidence for the impact of household energy on health and for the effectiveness of interventions in reducing the health burden on children, women and other vulnerable groups. WHO's programme on household energy and health rests on four pillars:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Documenting the health burden of indoor air pollution and household energy: WHO will provide a regular update of the links between household energy and health and, where feasible, offer support to key research undertakings.&lt;br /&gt;    * Evaluating the effectiveness of technical solutions and their implementation: Developing simple tools for monitoring the effectiveness of interventions in improving health and building the capacity to conduct such evaluations will help generate much needed information from ongoing small- and large-scale projects. This information will provide the basis for the development of a catalogue of options that review both the effectiveness of interventions, and lessons learnt in relation to their implementation.&lt;br /&gt;    * Acting as the global advocate for health as a central component of international and national energy policies: Ultimately, policy-makers will want to know whether it pays off to invest in large-scale operations to reduce indoor air pollution. In terms of health, a recent cost-effectiveness analysis of different interventions suggests that improved stoves and switching to kerosene and gas represent cost-effective solutions. In addition, WHO is working on a cost-benefit analysis of interventions that - beyond health - will take into account all the benefits associated with improved household energy practices.&lt;br /&gt;    * Monitoring changes in household energy habits over time: Information about the energy habits of poor, mostly rural households is scarce and WHO has the responsibility to work towards progress in this area and to report, on a yearly basis, the Millennium Development Goal Indicator 29 "percentage of population using solid fuels".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Key partners include the Partnership for Clean Indoor Air, the United Nations Environment Programme, the United Nations Development Programme and the World Bank as well as many research institutions and non-governmental agencies around the world. WHO is already actively taking part in projects in several developing countries, including the most sophisticated scientific indoor air pollution study to date undertaken in Guatemala, and work in China, Lao People's Democratic Republic, Mongolia, Nepal, Kenya and Sudan. In the future, work will focus even more on those countries and populations most in need.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber air pollution and health: http://www.who.int/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-6725525455491480307?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/6725525455491480307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=6725525455491480307' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/6725525455491480307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/6725525455491480307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/05/dunia-kesehatan-air-pollution-and.html' title='DUNIA KESEHATAN -  air pollution and health'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-7900823253187134517</id><published>2008-05-10T17:07:00.000-07:00</published><updated>2008-05-10T17:09:16.510-07:00</updated><title type='text'>DUNIA KESEHATANA - Acrylamide</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/ - Acrylamide (C3H3ONH2) is a chemical that is produced naturally in certain foods when they are cooked at high temperatures. It is also manufactured industrially for use in the production of polyacrylamide gels, which are used for various purposes, including the treatment of drinking-water and wastewater. Acrylamide is known to cause cancer in animals and, in high doses, can cause nerve damage in humans.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acrylamide&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.who.int/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-7900823253187134517?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/7900823253187134517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=7900823253187134517' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/7900823253187134517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/7900823253187134517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/05/dunia-kesehatana-acrylamide.html' title='DUNIA KESEHATANA - Acrylamide'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-5558656700163321721</id><published>2008-05-10T17:04:00.000-07:00</published><updated>2008-05-10T17:07:23.700-07:00</updated><title type='text'>DUNIA KESEHATAN -  Accidents, Radiation</title><content type='html'>Accidents, Radiation&lt;br /&gt;A radiation accident involves a non-routine overexposure to ionizing radiation, as a result either of dispersal of radioactive material or of being too close to a radioactive source. This could occur, for example, following a major accident at a nuclear facility, in industrial or medical settings because of lack of appropriate occupational or patient safety, following loss or theft of radioactive material, or as a result of a deliberate malicious act. Exposure to ionizing radiation can pose a substantial health risk, with the type and level of risk depending on the duration and amount of exposure....&lt;br /&gt;Accidents, Radiation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;submer : http://www.who.int/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-5558656700163321721?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/5558656700163321721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=5558656700163321721' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5558656700163321721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5558656700163321721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/05/dunia-kesehatan-accidents-radiation.html' title='DUNIA KESEHATAN -  Accidents, Radiation'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-8752842458334019820</id><published>2008-04-22T03:10:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T03:19:31.844-07:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan : Kanker payudara</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Deteksi Dini Kanker Payudara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SA27OzGEHNI/AAAAAAAAAqI/cqF3cmEAijs/s1600-h/beachgirls08.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SA27OzGEHNI/AAAAAAAAAqI/cqF3cmEAijs/s200/beachgirls08.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5192011808336256210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Deteksi Dini Kanker Payudara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SA27IzGEHMI/AAAAAAAAAqA/-f1PdnKKeIQ/s1600-h/kanker_payudara.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SA27IzGEHMI/AAAAAAAAAqA/-f1PdnKKeIQ/s200/kanker_payudara.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5192011705257041090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Deteksi Dini Kanker Payudara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt; Terapi NurSyifa' berdasar petunjuk Teknologi Al Qur'an mampu mengatasi sel2 kanker dengan cara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Terapi NurSyifa' pertama-tama mengisolasi penyebaran sel2 kanker, mengumpulkannya terpisah dari jaringan yang sehat, agar nantinya dapat dihancurkan tanpa mengganggu sel2 dan jaringan tubuh yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah terkumpul, kemudian dengan ilmu Adz- Dzariyat (Sentuhan Tangan Cahaya), sel2 kanker yang telah terkumpul itu ditembak dengan partikel2 energi kuantum NurSyifa' (Gelombang Energi yang sangat Kuat) hingga hancur. (Ingat mereka rakus energi hingga meledak karenanya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak disuntikkan kedalam tubuh (tidak berupa cairan) akan tetapi dipancarkan ditembakkan langsung, sehingga radiasinya terkendali hanya tertuju langsung ke sel2 kanker saja tidak mengganggu sel2 yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien dapat merasakan bahwa dibagian tubuhnya yang sakit (terkena kanker) terasa panas dan terasa menetes-netes. Ini membuktikan bahwa jaringan yang rusak (sel kanker) berhasil dihancurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah beberapa kali terapi penembakan partikel energi kuantum NurSyifa', benjolan mengecil, dan akhirnya lenyap. Pasien diharuskan minum air putih sebanyak-banyaknya agar sel2 kanker yang telah dihancurkan tidak meracuni darah, dan secara terpadu dibuang melalui saluran pembuangan seperti air seni (saluran kencing), air besar, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dibantu dengan ramuan Herbal-Jamu dari bahan2 alami berkhasiat yang banyak terdapat di Indonesia dan suplemen madu, untuk menanggulangi luka dalam tubuh, membantu regenerasi sel2 baru yang sehat dan berbagai hal baik lainnya sebagaimana proses dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  RAMUAN HERBAL MEMBANTU PROSES KESEMBUHAN DENGAN CARA  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Memperkuat jaringan yang terserang serta memperbaiki kerusakannya.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Menghentikan pendarahan (anti hemostatik).&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Menghilangkan / menetralkan racun (anti toxic).&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Mengilangkan radang / bengkak (anti radang / anti inflasi).&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Menghilangkan rasa sakit (analgesik / anti piretik).&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Menghilangkan demam / menurunkan temperatur tubuh (anti piretik).&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Membersihkan darah dengan meningkatkan sifat phagocyte dan macrophase dari sel darah putih.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Meningkatkan daya tahan tubuh (immunotherapy).&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Menghentikan pertumbuhan sel kanker (anti neoplastik/sitostatika).&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Menghambat sintesa DNA sel kanker.&lt;br /&gt;      - Menghentikan mitosis sel kanker pada metaphase.&lt;br /&gt;      - Menghambat tumorigenesis kanker kolon.&lt;br /&gt;      - Merangsang pembentukan sel darah merah pada sumsum tulang.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      - Meningkatkan fungsi cortex adrenal.&lt;br /&gt;      - Meningkatkan imunitas seluler dan fungsi hormonal.&lt;br /&gt;      - Meningkatkan phogocyte dan makrofag&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dengan setiap hari datang diterapi, sel2 jaringan tubuh secara terus menerus dipicu, dirangsang, diberi energi agar mampu menyerang dan menghancurkan penyakit, dan membentuk pertahanan daya kekebalan tubuh (Anti-body) optimal, pada fase ini tubuh pasien telah ikut aktif berperan serta menyembuhkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kemudian pasien memasuki fase pemulihan, revitalisasi. Pasien mundur terapinya menjadi 2-3 hari sekali, seminggu sekali, dan seterusnya untuk kontrol, check-up, revitalisasi sampai benar2 sembuh total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Akhirnya pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara medis kembali (Minimal USG) untuk memastikan bahwa telah benar2 sembuh dari penyakitnya dan kembali sehat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-8752842458334019820?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/8752842458334019820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=8752842458334019820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/8752842458334019820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/8752842458334019820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/04/dunia-kesehatan-kanker-payudara.html' title='Dunia Kesehatan : Kanker payudara'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SA27OzGEHNI/AAAAAAAAAqI/cqF3cmEAijs/s72-c/beachgirls08.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-6289381058047472133</id><published>2008-04-12T21:40:00.000-07:00</published><updated>2008-04-12T21:44:38.298-07:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan : Sulitnya Mencapai Orgasme</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Duh Sulitnya Mencapai Orgasme&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Solusi sederhana yang langsung bisa dicoba untuk Sulitnya Mencapai Orgasme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah fisik di sini yang paling banyak terjadi yaitu kurang cukupnya rangsangan pada klitoris. Kebanyakan wanita membutuhkan sentuhan langsung pada bagian ini untuk mencapai orgasmenya, yang mana sering tidak bisa dipenuhi saat hubungan seks itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor kedua yang paling umum terjadi adalah kelelahan dan sedang sakit. Tubuh kita bukanlah mesin. Anda tidak akan mendapatkan orgasme hanya dengan menekan tombol yang tepat. Jika fisik anda sedang drop, prioritas badan Anda adalah tidur dan pemulihan, bukan kepuasan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah medis Sulitnya Mencapai Orgasme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa penyakit yang membuat orgasme sulit dicapai. Kebanyakan dari itu berupa gangguan pembuluh darah, sistem syaraf dan kekurangan hormon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pengobatan khusus juga bisa menimbulkan efek samping yang dapat menimbulkan masalah ini. Seringkali, operasi panggul bisa menyebabkan kerusakan syaraf dan kehilangan kepekaan terhadap rangsangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda merasa masalah-masalah ini terjadi pada Anda, coba konsultasikan dengan dokter Anda. Tapi jika punya kondisi fisik yang bagus dan sudah tidur dengan cukup, mungkin kesulitan mendapatkan orgasme lebih disebabkan karena masalah psikis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah psikis Sulitnya Mencapai Orgasme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman Anda mungkin menganjurkan mencoba untuk santai, tetapi kalau hanya begitu sederhana pasti Anda sudah bisa melakukannya sekarang. Masalahnya di sini, problem psikis bukanlah hal yang bisa dijelaskan secara rasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa macam masalah yang biasa terjadi pada wanita. Coba lihat mungkin ada yang sesuai dengan yang Anda alami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Terlalu perfeksionis&lt;br /&gt;Semua ingin serba sempurna. Mulai dari cara berhubungan seks, suasana sampai pada mood pun harus benar-benar dalam keadaan yang sempurna.&lt;br /&gt;- Takut lepas kendali&lt;br /&gt;Sifat ini mempengaruhi banyak aspek dalam hidup Anda, bukan hanya pada seks.&lt;br /&gt;- Kepercayaan diri yang rendah&lt;br /&gt;Lebih khawatir dengan bentuk badan Anda daripada menikmati rangsangan seksual pasangan Anda adalah pembunuh utama nafsu Anda.&lt;br /&gt;- Malu atau perasaan bersalah terhadap seks&lt;br /&gt;Hal ini mungkin disebabkan masa kecil yang kurang baik atau karena adanya suatu trauma seksual.&lt;br /&gt;- Kecemasan&lt;br /&gt;Apakah anak-anak sudah tidur? Jangan-jangan telpon akan berbunyi? Apakah bisa terdengar sampai tetangga? Kucingnya sudah dikeluarkan atau belum? Sudah kirim laporan atau belum ya?&lt;br /&gt;Jika semua kecemasan itu ada dalam pikiran Anda, itu berarti pikiran Anda sama sekali tidak berada dalam hubungan seks yang Anda lakukan.&lt;br /&gt;- Menjadi seorang penonton&lt;br /&gt;Anda mungkin bisa mengatakan menunggu ketika sedang memasak air malahan terasa tidak kunjung mendidih. Hal ini juga berlaku dalam orgasme. Jika Anda terus menunggu-nunggu momen itu, Anda malah tidak akan dapat menikmatinya.&lt;br /&gt;- Hubungan yang bermasalah&lt;br /&gt;Anda tentu tidak dapat mengharapkan bisa mendapatkan seks yang menyenangkan dengan seorang musuh. Jika ada ketegangan dalam hubungan Anda, selesaikan dulu sebelum Anda masuk ke dalam kamar tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jika Anda merasa tidak mendapatkan stimulasi yang diharapkan, Anda mungkin perlu menunjukkannya bagian mana yang dapat membuat Anda merasa nyaman.&lt;br /&gt;- Pertama, coba eksplorasi tubuh Anda sendiri. Jelajahi setiap bagian dari badan, coba ingat-ingat dan kalau perlu Anda catat bagian mana yang menimbulkan sensasi rasa nikmat pada Anda.&lt;br /&gt;- Kemudian saat Anda melakukan hubungan seks, coba letakkan tangan Anda di atas tangan pasangan Anda dan secara perlahan coba arahkan ke bagian yang dapat menimbulkan rasa rangsangan pada Anda. Jika masih ada rasa canggung untuk melakukan itu, minta pada pasangan Anda untuk menunjukkan bagian mana dari mereka yang paling peka terhadap rangsangan, kemudian tunggu giliran Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemicu Orgasme &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara yang mana dapat membantu Anda dapat mencapai pengalaman seksual yang memuaskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tarik nafas dalam-dalam atau bernafaslah pendek-pendek secara cepat. Hal ini agar oksigen mengalir merata di otot-otot yang masih tegang.&lt;br /&gt;- Lengkungkan punggung Anda atau coba posisi yang berbeda untuk memaksimalkan rangsangan pada klitoris.&lt;br /&gt;- Pijat secara teratur otot dasar panggul Anda.&lt;br /&gt;- Ambangkan pikiran Anda pada fantasi favori Anda untuk menghilangkan semua pikiran negatif dan gangguan-gangguan yang ada.&lt;br /&gt;Masalah fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah fisik di sini yang paling banyak terjadi yaitu kurang cukupnya rangsangan pada klitoris. Kebanyakan wanita membutuhkan sentuhan langsung pada bagian ini untuk mencapai orgasmenya, yang mana sering tidak bisa dipenuhi saat hubungan seks itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor kedua yang paling umum terjadi adalah kelelahan dan sedang sakit. Tubuh kita bukanlah mesin. Anda tidak akan mendapatkan orgasme hanya dengan menekan tombol yang tepat. Jika fisik anda sedang drop, prioritas badan Anda adalah tidur dan pemulihan, bukan kepuasan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah medis Sulitnya Mencapai Orgasme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa penyakit yang membuat orgasme sulit dicapai. Kebanyakan dari itu berupa gangguan pembuluh darah, sistem syaraf dan kekurangan hormon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pengobatan khusus juga bisa menimbulkan efek samping yang dapat menimbulkan masalah ini. Seringkali, operasi panggul bisa menyebabkan kerusakan syaraf dan kehilangan kepekaan terhadap rangsangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda merasa masalah-masalah ini terjadi pada Anda, coba konsultasikan dengan dokter Anda. Tapi jika punya kondisi fisik yang bagus dan sudah tidur dengan cukup, mungkin kesulitan mendapatkan orgasme lebih disebabkan karena masalah psikis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah psikis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman Anda mungkin menganjurkan mencoba untuk santai, tetapi kalau hanya begitu sederhana pasti Anda sudah bisa melakukannya sekarang. Masalahnya di sini, problem psikis bukanlah hal yang bisa dijelaskan secara rasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa macam masalah yang biasa terjadi pada wanita. Coba lihat mungkin ada yang sesuai dengan yang Anda alami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Terlalu perfeksionis&lt;br /&gt;Semua ingin serba sempurna. Mulai dari cara berhubungan seks, suasana sampai pada mood pun harus benar-benar dalam keadaan yang sempurna.&lt;br /&gt;- Takut lepas kendali&lt;br /&gt;Sifat ini mempengaruhi banyak aspek dalam hidup Anda, bukan hanya pada seks.&lt;br /&gt;- Kepercayaan diri yang rendah&lt;br /&gt;Lebih khawatir dengan bentuk badan Anda daripada menikmati rangsangan seksual pasangan Anda adalah pembunuh utama nafsu Anda.&lt;br /&gt;- Malu atau perasaan bersalah terhadap seks&lt;br /&gt;Hal ini mungkin disebabkan masa kecil yang kurang baik atau karena adanya suatu trauma seksual.&lt;br /&gt;- Kecemasan&lt;br /&gt;Apakah anak-anak sudah tidur? Jangan-jangan telpon akan berbunyi? Apakah bisa terdengar sampai tetangga? Kucingnya sudah dikeluarkan atau belum? Sudah kirim laporan atau belum ya?&lt;br /&gt;Jika semua kecemasan itu ada dalam pikiran Anda, itu berarti pikiran Anda sama sekali tidak berada dalam hubungan seks yang Anda lakukan.&lt;br /&gt;- Menjadi seorang penonton&lt;br /&gt;Anda mungkin bisa mengatakan menunggu ketika sedang memasak air malahan terasa tidak kunjung mendidih. Hal ini juga berlaku dalam orgasme. Jika Anda terus menunggu-nunggu momen itu, Anda malah tidak akan dapat menikmatinya.&lt;br /&gt;- Hubungan yang bermasalah&lt;br /&gt;Anda tentu tidak dapat mengharapkan bisa mendapatkan seks yang menyenangkan dengan seorang musuh. Jika ada ketegangan dalam hubungan Anda, selesaikan dulu sebelum Anda masuk ke dalam kamar tidur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-6289381058047472133?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/6289381058047472133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=6289381058047472133' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/6289381058047472133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/6289381058047472133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/04/dunia-kesehatan-sulitnya-mencapai.html' title='Dunia Kesehatan : Sulitnya Mencapai Orgasme'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-8892521508605333462</id><published>2008-03-10T01:24:00.000-07:00</published><updated>2008-03-10T01:26:23.866-07:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan : MALARIA</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MALARIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penanganan MALARIA&lt;br /&gt;Sejak tahun 1638 malaria telah diatasi dengan getah dari batang pohon cinchona, yang lebih dikenal dengan nama kina, yang sebenarnya beracun dan menekan pertumbuhan protozoa dalam jaringan darah. Pada tahun 1930, ahli obat-obatan Jerman berhasil menemukan Atabrine ( quinacrine hydrocloride ) yang pada saat itu lebih efektif daripada quinine dan kadar racunnya lebih rendah. Sejak akhir perang dunia kedua, klorokuin dianggap lebih mampu menangkal dan menyembuhkan demam rimba secara total, juga lebih efektif dalam menekan jenis-jenis malaria dibandingkan dengan Atabrine atau quinine. Obat tersebut juga mengandung kadar racun paling rendah daripada obat-obatan lain yang terdahulu dan terbukti efektif tanpa perlu digunakan secara terus menerus.&lt;br /&gt;Namun baru-baru ini strain Plasmodium falciparum, organisme yang menyebabkan malaria tropika memperlihatkan adanya daya tahan terhadap klorokuin serta obat anti malaria sintetik lain. Strain jenis ini ditemukan terutama di Vietnam, dan juga di semenanjung Malaysia, Afrika dan Amerika Selatan. Kina juga semakin kurang efektif terhadap strain plasmodium falciparum. Seiring dengan munculnya strain parasit yang kebal terhadap obat-obatan tersebut, fakta bahwa beberapa jenis nyamuk pembawa (anopheles) telah memiliki daya tahan terhadap insektisida seperti DDT telah mengakibatkan peningkatan jumlah kasus penyakit malaria di beberapa negara tropis. Sebagai akibatnya, kasus penyakit malaria juga mengalami peningkatan pada para turis dari Amerika dan Eropa Barat yang datang ke Asia dan Amerika Tengah dan juga diantara pengungsi-pengungsi dari daerah tersebut. Para turis yang datang ke tempat yang dijangkiti oleh penyakit malaria yang tengah menyebar, dapat diberikan obat anti malaria seperti profilaksis (obat pencegah).&lt;br /&gt;Obat-obat pencegah malaria seringkali tetap digunakan hingga beberapa minggu setelah kembali dari bepergian. Mefloquine telah dibuktikan efektif terhadap strain malaria yang kebal terhadap klorokuin, baik sebagai pengobatan ataupun sebagai pencegahan. Namun obat tersebut saat ini tengah diselidiki apakah dapat menimbulkan efek samping yang merugikan. Suatu kombinasi dari sulfadoxine dan pyrimethamine digunakan untuk pencegahan di daerah-daerah yang terjangkit malaria yang telah kebal terhadap klorokuin. Sementara Proguanil digunakan hanya sebagai pencegahan.&lt;br /&gt;Saat ini para ahli masih tengah berusaha untuk menemukan vaksin untuk malaria. Beberapa vaksin yang dinilai memenuhi syarat kini tengah diuji coba klinis guna keamanan dan keefektifan dengan menggunakan sukarelawan, sementara ahli lainnya tengah berupaya untuk menemukan vaksin untuk penggunaan umum. Penyelidikan tengah dilakukan untuk menemukan sejumlah obat dengan bahan dasar artemisin, yang digunakan oleh ahli obat-obatan Cina untuk menyembuhkan demam. Bahan tersebut terbukti efektif terhadap Plasmodium falciparum namun masih sangat sulit untuk diperbanyak jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaria adalah penyakit yang dapat bersifat cepat maupun lama prosesnya, malaria disebabkan oleh parasit malaria / Protozoa genus Plasmodium bentuk aseksual yang masuk kedalam tubuh manusia ditularkan oleh nyamuk malaria ( anopeles ) betina ( WHO 1981 ) ditandai dengan deman, muka nampak pucat dan pembesaran organ tubuh manusia. Parasit malaria pada manusia yang menyebabkan Malaria adalah Plasmodium falciparum, plasmodium vivax, plasmodium ovale dan plasmodium malariae.Parasit malaria yang terbanyak di Indonesia adalah Plasmodium falciparum dan plasmodium vivax atau campuran keduanya, sedangkan palsmodium ovale dan malariae pernah ditemukan di Sulawesi, Irian Jaya dan negara Timor Leste. Proses penyebarannya adalah dimulai nyamuk malaria yang mengandung parasit malaria, menggigit manusia sampai pecahnya sizon darah atau timbulnya gejala demam. Proses penyebaran ini akan berbeda dari setiap jenis parasit malaria yaitu antara 9 ? 40 hari ( WHO 1997 )&lt;br /&gt;Siklus parasit malaria adalah setelah nyamuk Anopheles yang mengandung parasit malaria menggigit manusia, maka keluar sporozoit dari kelenjar ludah nyamuk masuk kedalam darah dan jaringan hati. Parasit malaria pada siklus hidupnya, membentuk stadium sizon jaringan dalam sel hati ( ekso-eritrositer ). Setelah sel hati pecah akan keluar merozoit / kriptozoit yang masuk ke eritrosit membentuk stadium sizon dalam eritrosit ( stadium eritrositer ), mulai bentuk tropozoit muda sampai sison tua / matang sehingga eritrosit pecah dan keluar merosoit. Merosoit sebagian besar masuk kembali ke eritrosit dan sebagian kecil membentuk gametosit jantan dan betina yang siap untuk diisap oleh nyamuk malaria betina dan melanjutkan siklus hidup di tubuh nyamuk (stadium sporogoni). Pada lambung nyamuk terjadi perkawinan antara sel gamet jantan (mikro gamet) dan sel gamet betina (makro gamet) yang disebut zigot. Zigot akan berubah menjadi ookinet, kemudian masuk ke dinding lambung nyamuk berubah menjadi ookista. Setelah ookista matang kemudian pecah, maka keluar sporozoit dan masuk ke kelenjar liur nyamuk yang siap untuk ditularkan ke dalam tubuh manusia. Khusus P. Vivax dan P. Ovale pada siklus parasitnya di jaringan hati (sizon jaringan), sebagian parasit yang berada dalam sel hati tidak melanjutkan siklusnya ke sel eritrosit tetapi tertanam di jaringan hati disebut Hipnosoit (lihat bagan siklus), bentuk hipnosoit inilah yang menyebabkan malaria relapse. Pada penderita yang mengandung hipnosoit, apabila suatu saat dalam keadaan daya tahan tubuh menurun misalnya akibat terlalu lelah/sibuk/stres atau perobahan iklim (musim hujan), maka hipnosoit akan terangsang untuk melanjutkan siklus parasit dari dalam sel hati ke eritrosit. Setelah eritrosit yang berparasit pecah akan timbul gejala penyakitnya kembali. Misalnya 1 ? 2 tahun yang sebelumnya pernah menderita P. Vivax/Ovale dan sembuh setelah diobati, suatu saat dia pindah ke daerah bebas malaria dan tidak ada nyamuk malaria, dia mengalami kelelahan/stres, maka gejala malaria muncul kembali dan bila diperiksa SD-nya akan positif P. Vivax/Ovale.&lt;br /&gt;Pada P. Falciparum dapat menyerang ke organ tubuh dan menimbulkan kerusakan seperti pada otak, ginjal, paru, hati dan jantung, yang mengakibatkan terjadinya malaria berat/komplikasi, sedangkan P. Vivax, P. Ovale dan P. Malariae tidak merusak organ tersebut. P. falciparum dalam jaringan yang mengandung parasit tua di dalam otak, peristiwa ini yang disebut sekuestrasi. Pada penderita malaria berat, sering tidak ditemukan plasmodium dalam darah tepi karena telah mengalami sekuestrasi. Meskipun angka kematian malaria serebral mencapai 20 ? 50 %, hampir semua penderita yang tertolong tidak menunjukkan gejala sisa neurologis (sekuele) pada orang dewasa. Malaria pada anak sebagian kecil dapat terjadi sekuele. Pada daerah hiperendemis atau immunitas tinggi apabila dilakukan pemeriksaan SD sering dijumpai SD positif tanpa gejala klinis pada lebih dari 60 % jumlah penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENATALAKSANAAN MALARIA BERAT&lt;br /&gt;Selalu lakukan pemeriksaan secara legaartis, yang tdd :&lt;br /&gt;Anamnesis secara lengkap (allo dan/ auto anamnesis bila memungkinkan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisik&lt;br /&gt;Pemeriksaan laboratorium : parasitologi, darah tepi lengkap, uji fungsi hati, uji fungsi ginjal dan lain-lain untuk mendukung/menyingkirkan diagnosis/komplikasi lain, misal :: punksi lumbal, foto thoraks, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan malaria berat secara garis besar mempunyai 3 komponen penting yaitu :&lt;br /&gt;Terapi spesifik dengan kemoterapi anti malaria.&lt;br /&gt;Terapi supportif (termasuk perawatan umum dan pengobatan simptomatik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan terhadap komplikasi&lt;br /&gt;Pada setiap penderita malaria berat, maka tindakan yang dilakukan di puskesmas sebelum dirujuk adalah :&lt;br /&gt;A. Tindakan umum&lt;br /&gt;B. Pengobatan simptomatik&lt;br /&gt;C. Pemberian anti malaria pra rujukan : dosis I Kinin antipirin 10 mg/KgBB IM (dosis tunggal)&lt;br /&gt;A. Tindakan umum ( di tingkat Puskesmas ) :&lt;br /&gt;Persiapkan penderita malaria berat untuk dirujuk ke rumah sakit/fasilitas pelayanan yang lebih tinggi, dengan cara :&lt;br /&gt;Jaga jalan nafas dan mulut untuk menghindari terjadinya asfiksia, bila diperlukan beri oksigen (O2)&lt;br /&gt;Perbaiki keadaan umum penderita (beri cairan dan perawatan umum)&lt;br /&gt;Monitoring tanda-tanda vital antara lain : keadaan umum, kesadaran, pernafasan, tekanan darah, suhu, dan nadi setiap 30 menit (selalu dicatat untuk mengetahui perkembangannya)&lt;br /&gt;Untuk konfirmasi diagnosis, lakukan pemeriksaan SD tebal. Penilaian sesuai kriteria diagnostik mikroskopik.&lt;br /&gt;Bila hipotensi, tidurkan dalam posisi Trendenlenburg dan diawasi terus tensi, warna kulit dan suhu, laporkan ke dokter segera.&lt;br /&gt;Kasus dirujuk ke rumah sakit bila kondisi memburuk&lt;br /&gt;Buat / isi status penderita yang berisi catatan mengenai : identitas penderita, riwayat perjalanan penyakit, riwayat penyakit dahulu, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium (bila tersedia), diagnosis kerja, diagnosis banding, tindakan &amp; pengobatan yang telah diberikan, rencana tindakan/pengobatan, dan lain-lain yang dianggap perlu (misal : bila keluarga penderita menolak untuk dirujuk maka harus menandatangani surat pernyataan yang disediakan untuk itu). Catatan vital sign disatukan kedalam status penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pengobatan simptomatik :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian antipiretik untuk mencegah hipertermia : parasetamol 15 mg/KgBB/x, beri setiap 4 jam dan lakukan juga kompres hangat.&lt;br /&gt;Bila kejang, beri antikonvulsan : Dewasa : Diazepam 5-10 mg IV (secara perlahan jangan lebih dari 5 mg/menit) ulang 15 menit kemudian bila masih kejang. Jangan diberikan lebih dari 100 mg/24 jam.&lt;br /&gt;Bila tidak tersedia Diazepam, sebagai alternatif dapat dipakai Phenobarbital 100 mg IM/x&lt;br /&gt;(dewasa) diberikan 2 x sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pemberian obat anti malaria spesifik :&lt;br /&gt;Kina intra vena (injeksi) masih merupakan obat pilihan (drug of choice) untuk malaria berat. Kemasan garam Kina HCL 25 % injeksi, 1 ampul berisi 500 mg / 2 ml.&lt;br /&gt;Pemberian anti malaria pra rujukan (di puskesmas) : apabila tidak memungkinkan pemberian kina perdrip maka dapat diberikan dosis I Kinin antipirin 10 mg/KgBB IM (dosis tunggal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemberian :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kina HCL 25 % (perdrip), dosis 10mg/Kg BB atau 1 ampul (isi 2 ml = 500 mg) dilarutkan dalam 500 ml dextrose 5 % atau dextrose in saline diberikan selama 8 jam dengan kecepatan konstan 2 ml/menit, diulang dengan cairan yang sama setiap 8 jam sampai penderita dapat minum obat.&lt;br /&gt;Bila penderita sudah dapat minum, Kina IV diganti dengan Kina tablet / per oral dengan dosis 10 mg/Kg BB/ x dosis, pemberian 3 x sehari (dengan total dosis 7 hari dihitung sejak pemberian infus perdrip yang pertama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kina tidak boleh diberikan secara bolus intra vena, karena dapat menyebabkan kadar dalam plasma sangat tinggi dengan akibat toksisitas pada jantung dan kematian.&lt;br /&gt;Bila karena berbagai alasan Kina tidak dapat diberikan melalui infus, maka dapat diberikan IM dengan dosis yang sama pada paha bagian depan masing-masing 1/2 dosis pada setiap paha (jangan diberikan pada bokong). Bila memungkinkan untuk pemakaian IM, kina diencerkan dengan normal saline untuk mendapatkan konsentrasi 60-100 mg/ml&lt;br /&gt;Apabila tidak ada perbaikan klinis setelah pemberian 48 jam kina parenteral, maka dosis maintenans kina diturunkan 1/3 - 1/2 nya dan lakukan pemeriksaan parasitologi serta evaluasi klinik harus dilakukan.&lt;br /&gt;Total dosis kina yang diperlukan :&lt;br /&gt;Hari 0 : 30 mg/Kg BB&lt;br /&gt;Hari I : 30 mg/Kg BB&lt;br /&gt;Hari II dan berikutnya : 15-20 mg/Kg BB.&lt;br /&gt;Dosis maksimum dewasa : 2.000 mg/hari.&lt;br /&gt;Hindari sikap badan tegak pada pasien akut selama terapi kina untuk menghindari hipotensi postural berat.&lt;br /&gt;Bila tidak memungkinkan dirujuk, maka penanganannya : lanjutkan penatalaksanaan sesuai protap umum Rumah Sakit (seperti telah diuraikan diatas), yaitu :&lt;br /&gt;Pengobatan spesifik dengan obat anti malaria.&lt;br /&gt;Pengobatan supportif/penunjang (termasuk perawatan umum dan pengobatan simptomatik)&lt;br /&gt;Ditambah pengobatan terhadap komplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENATALAKSANAAN KOMPLIKASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Malaria cerebral&lt;br /&gt;Didefinisikan sebagai unrousable coma pada malaria falsiparum, suatu perubahan sensorium yaitu manifestasi abnormal behaviour/kelakuan abnormal pada seorang penderita dari mulai yang paling ringan sampai koma yang dalam. Terbanyak bentuk yang berat.&lt;br /&gt;Diantaranya berbagai tingkatan penurunan kesadaran berupa delirium, mengantuk, stupor, dan ketidak sadaran dengan respon motorik terhadap rangsang sakit yang dapat diobservasi/dinilai. Onset koma dapat bertahap setelah stadium inisial konfusi atau mendadak setelah serangan pertama. Tetapi ketidak sadaran post iktal jarang menetap setelah lebih dari 30-60 menit. Bila penyebab ketidaksadaran masih ragu-ragu, maka penyebab ensefalopahty lain yang lazim ditempat itu, seperti meningoensefalitis viral atau bakterial harus disingkirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi neurologis ( 1 atau beberapa manifestasi ) berikut ini bisa ada :&lt;br /&gt;Ensefalopathy difus simetris.&lt;br /&gt;Kejang umum atau fokal.&lt;br /&gt;Tonus otot dapat meningkat atau turun.&lt;br /&gt;Refleks tendon bervariasi.&lt;br /&gt;Terdapat plantar fleksi atau plantar ekstensi.&lt;br /&gt;Rahang mengatup rapat dan gigi kretekan (seperti mengasah).&lt;br /&gt;Mulut mencebil (pouting) atau timbul refleks mencebil bila sisi mulut dipukul.&lt;br /&gt;Motorik abnormal seperti deserebrasi rigidity dan dekortikasi rigidity.&lt;br /&gt;Tanda-tanda neurologis fokal kadang-kadang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi okular : pandangan divergen (dysconjugate gaze) dan konvergensi spasme sering terjadi. Perdarahan sub konjunctive dan retina serta papil udem kadang terlihat.&lt;br /&gt;Kekakuan leher ringan kadang ada. Tetapi tanda Frank (Frank sign) meningitis, Kernigs (+) dan photofobia jarang ada. Untuk itu adanya meningitis harus disingkirkan dengan pemeriksaan punksi lumbal (LP).&lt;br /&gt;Cairan serebrospinal (LCS) jernih, dengan &lt; 10 lekosit/ml, protein sering naik ringan.&lt;br /&gt;Di derah endemik malaria, semua kasus demam dengan perubahan sensorium harus diobati sebagai serebral malaria, sementara menyingkirkan meningoensefalitis yang biasa terjadi di tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip penatalaksanaan :&lt;br /&gt;Penatalaksanaan malaria serebral pada umumnya sama seperti pada malaria berat. Disamping pemberian obat anti malaria spesifik, beberapa hal penting perlu diperhatikan :&lt;br /&gt;Perawatan pasien tidak sadar.&lt;br /&gt;Pengobatan simptomatik : pengobatan hiperpireksia dan pengobatan yang cepat bila ada kejang. Cara pemberian anti piretik dan antikonvulsan seperti sudah dijelaskan diatas.&lt;br /&gt;Deteksi dini &amp; pengobatan komplikasi berat lainnya.&lt;br /&gt;Hati-hati terhadap terjadinya infeksi bakteri terutama pada pasien-pasien dengan pemasangan IV-line, intubasi endotracheal atau kateter saluran kemih. Hati-hati terhadap kemungkinan terjadinya aspirasi pneumonia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan pasien tidak sadar meliputi :&lt;br /&gt;Buat grafik suhu, nadi dan pernafasan secara akurat.&lt;br /&gt;Pasang IVFD. Untuk mencegah terjadinya trombophlebitis dan infeksi yang sering terjadi melalui IV-line maka IV-line sebaiknya diganti setiap 2-3 hari.&lt;br /&gt;Pasang kateter urethra dengan drainase/ kantong tertutup. Pemasangan kateter dengan memperhatikan kaidah a/antisepsis.&lt;br /&gt;Pasang nasogastric tube (maag slang) dan sedot isi lambung untuk mencegah aspirasi pneumonia.&lt;br /&gt;Mata dilindungi dengan pelindung mata untuk menghindari ulkus kornea yang dapat terjadi karena tidak adanya refleks mengedip pada pasien tidak sadar.&lt;br /&gt;Menjaga kebersihan mulut untuk mencegah infeksi kelenjar parotis karena kebersihan rongga mulut yang rendah pada pasien tidak sadar.&lt;br /&gt;Ubah/balik posisi lateral secara teratur untuk mencegah luka dekubitus dan hypostatic pneumonia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang perlu dimonitor :&lt;br /&gt;Tensi, nadi, suhu dan pernafasan setiap 30 menit.&lt;br /&gt;Pemeriksaan derajat kesadaran dengan modifikasi Glasgow coma scale (GCS) setiap 6 jam.&lt;br /&gt;Hitung parasit setiap 12-24 jam.&lt;br /&gt;Hb &amp; Ht setiap hari.&lt;br /&gt;Gula darah setiap 4 jam.&lt;br /&gt;Parameter lain sesuai indikasi ( misal : ureum, creatinin &amp; kalium darah pada komplikasi gagal ginjal ).&lt;br /&gt;Pemeriksaan derajat kesadaran (modifikasi Glasgow coma score)&lt;br /&gt;Obat-obat berikut dahulu pernah dipakai untuk pengobatan malaria serebral tetapi menurut WHO sekarang tidak boleh dipakai karena berbahaya, yaitu :&lt;br /&gt;? Dexamethason dan Kotikosteroid lainnya&lt;br /&gt;? Obat anti inflamasi yang lain&lt;br /&gt;? Anti udem serebral (urea, manitol)&lt;br /&gt;? Dextran berat molekul rendah&lt;br /&gt;? Epinephrine (adrenalin)&lt;br /&gt;? Heparin.&lt;br /&gt;Penatalaksanaan pasien koma&lt;br /&gt;Selalu memakai prinsip ABC ( A=Airway, B=Breathing, C=Circulation) + D=Drug [defibrilasi].&lt;br /&gt;Airway ( jalan nafas ) :&lt;br /&gt;Jaga jalan nafas agar selalu bersih/tanpa hambatan, dengan cara :&lt;br /&gt;Bersihkan jalan nafas dari saliva, muntahan, dll&lt;br /&gt;Pasien posisi lateral&lt;br /&gt;Tempat tidur datar/tanpa bantal.&lt;br /&gt;Mencegah aspirasi cairan lambung masuk ke saluran pernafasan, dengan jalan : posisi lateral dan pemasangan NGT untuk menyedot isi lambung.&lt;br /&gt;Breathing (pernafasan) :&lt;br /&gt;Bila takipnoe, pernafasan asidosis : berikan penunjang ventilasi , misal : O2, dan rujuk ke ICU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Circulation (kardiovaskular) :&lt;br /&gt;Periksa dan catat : Nadi, tensi, JVP, CVP (bila memungkinkan), turgor kulit, dll.&lt;br /&gt;Jaga keseimbangan cairan : lakukan monitoring balans cairan dengan mencatat intake dan output cairan secara akurat.&lt;br /&gt;Pemasangan kateter urethra dengan drainage/bag tertutup untuk mengukur volume urin. Bila fungsi ginjal baik, adanya dehidrasi atau overhidrasi dapat juga diketahui dari volume urin. Normal volume urin : 1 ml/menit [1 ml/kg BB/jam]. Bila volume urin &lt; 30 ml/jam, mungkin terjadi dehidrasi (periksa juga tanda-tanda lain dehirasi), maka tambahkan intake cairan melalui IV-line. Bila volume urin &gt; 90 ml/jam, kurangi intake cairan untuk mencegah overload yang mengakibatkan udem paru.&lt;br /&gt;2. Anemia berat ( Hb &lt; 5 gr % )&lt;br /&gt;Bila Ht &lt; 15 % atau Hb &lt; 5 g %, tindakan :&lt;br /&gt;Berikan transfusi darah 10 ? 20 ml/kgBB [rumus: tiap 4 ml/kg BB darah akan menaikkan Hb 1 g%] paling baik darah segar atau PRC, dengan memonitor kemungkinan terjadinya overload karena pemberian transfusi darah dapat memperberat kerja jantung. Untuk mencegah overload, dapat diberikan furosemide 20 mg IV. Pasien dengan gagal ginjal hanya diberikan PRC. Volume transfusi dimasukkan sebagai input dalam catatan balans cairan.&lt;br /&gt;3. Hypoglikemia (Gula darah &lt; 40 mg %)&lt;br /&gt;Sering terjadi pada penderita malaria berat terutama anak usia &lt; 3 tahun, ibu hamil sebelum atau sesudah pemberian terapi kina (kina menyebabkan hiperinsulinemia), maupun penderita malaria berat lain dengan terapi kina. Penyebab lain diduga karena terjadi peningkatan uptake glukosa oleh parasit malaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan :&lt;br /&gt;a. Berikan 10 ? 100 ml Glukosa 40 % IV secara injeksi bolus (anak-anak : 1 ml/Kg BB)&lt;br /&gt;b. Infus glukosa 5 % atau 10 % perlahan-lahan untuk mencegah hipoglikemia berulang.&lt;br /&gt;c. Monitoring teratur kadar gula darah setiap 4-6 jam.&lt;br /&gt;Bila sarana pemeriksaan gula darah tidak tersedia, pengobatan sebaiknya diberikan berdasarkan kecurigaan klinis adanya hipoglikemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kolaps sirkulasi, syok hipovolume, hipotensi, ?Algid malaria? dan septikaemia&lt;br /&gt;Sering terlihat pada pasien-pasien dengan :&lt;br /&gt;Dehidrasi dengan hipovolemia (akibat muntah-muntah dan intake cairan kurang)&lt;br /&gt;Pasien dengan diare dan peripheral circulatory failure (algid malaria)&lt;br /&gt;Perdarahan masif GI tract&lt;br /&gt;Mengikuti ruptur limpa&lt;br /&gt;Dengan komplikasi septikaemia gram negative&lt;br /&gt;Kolaps sirkulasi lebih lanjut berakibat komplikasi asidosis metabolik, respiratory distress dan gangguan fungsi / kerusakan jaringan.&lt;br /&gt;Gejala : hipotensi dengan tekanan sistolik &lt; 70 mm Hg pada orang dewasa dan &lt; 50 mm Hg pada anak-anak, konstriksi vena perifer.&lt;br /&gt;Gejala khas : kulit dingin, suhu 38-40 oC, mata cekung, cianosis pada bibir dan kuku, nafas cepat, nadi cepat dan dangkal, nyeri ulu hati, dapat disertai mual/muntah, diare berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan :&lt;br /&gt;Koreksi hipovolemia dengan pemberian cairan yang tepat (NaCL 0,9 %, ringer laktat, dextrose 5 % in saline), plasma expander (darah segar, plasma, haemacell atau bila tidak tersedia dengan dextran 70) dalam waktu 1/2 - 1 jam pertama 500 ml, bila tidak ada perbaikan tensi dan tidak ada overhidrasi, beri 1000 ml, tetes diperlambat dan diulang bila dianggap perlu.&lt;br /&gt;Bila memungkinkan, monitor dengan CVP ( tekanan dipelihara antara 0 s/d +5 cm)&lt;br /&gt;Bila terjadi hipovolemia menetap, diberikan Dopamin dengan dosis inisial 2 ug/Kg/menit yang dilarutkan dalam dextrose 5 %. [pada hipovolemia kontra indikasi untuk pemberian inotropik karena tidak akan menaikkan TD malah menimbulkan takikardi yang justru akan merugikan. Bila hipovolemia sudah teratasi tapi TD belum naik, kemungkinan kontraktilitas miokard yang jelek ? diperbaiki dengan pemberian Dobutamin, bukan Dopamin, dengan dosis sampai 20 µg/kg BB/m] dosis dinaikkan secara hati-hati sampai tekanan sistolik mencapai 80-90 mm Hg.&lt;br /&gt;Periksa kadar gula darah untuk menyingkirkan kemungkinan hipoglokemia.&lt;br /&gt;Buat kultur darah dan resistensi test. Mulai segera pemberian antibiotik broad spektrum, misal : generasi ketiga sefalosporin bila tersedia, yang dapat dikombinasi dengan aminoglikosida bila fungsi renal sudah dipastikan baik (periksa juga ureum &amp; kreatinin darah)&lt;br /&gt;Apabila CVP tidak mungkin dilakukan, monitoring dan pencatatan balas cairan secara akurat sangat membantu agar tidak terjadi overhidrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Anak-anak :&lt;br /&gt;Lakukan Rehidrasi (Pemberian cairan infus), larutan dektrosa 5 % atau 10 % atau NaCL 0,9 %, Dosis 1 jam pertama, 30 ml/kgBB atau 10 x kgBB per tetes/menit. Misalnya : anak dengan BB 10 kg = 10 x 10 tetes/menit, dilanjutkan 20 ml/kgBB (23Jam sisa), atau 7 tetes x kgBB/menit, dilanjutkan pemberian maintenace 10 ml/kgBB/hari atau 3 tetes/kgBB/menit&lt;br /&gt;Awasi nadi, tensi dan pernafasan setiap 30 menit.&lt;br /&gt;5. Gagal ginjal akut (acute renal failure / ARF )&lt;br /&gt;Terjadi sebagai akibat hipovolemia atau ischemik sehingga terjadi gangguan mikrosirkulasi ginjal yang menurunkan filtrasi glomerulus. Paling sering terjadi gagal ginjal pre-renal akibat dehidrasi diatas (&gt;50 %), sedangkan gagal ginjal renal akibat tubuler nekrosis akut hanya terjadi pada 5-10 % penderita. Namun ARF sering terdeteksi terlambat setelah pasien sudah mengalami overload (dekompensasi kordis) akibat rehidrasi yang berlebihan (overhidrasi) pada penderita dengan oliguria/anuria, dan karena tidak tercatatnya balans cairan secara akurat.&lt;br /&gt;Pada pasien severe falciparum malaria, bila memungkinkan sebaiknya kadar serum kreatinin diperiksa 2-3 x/minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi oliguria (volume urin &lt; 400 ml/24 jam atau &lt; 20 ml/jam pada dewasa atau &lt; 0,5 ml/Kg BB/jam pada anak-anak setelah diobservasi/diukur selama 4-6 jam) disertai tanda klinik dehidrasi maka berikan cairan untuk rehidrasi dengan terus berhati-hati/ mengawasi apakah ada tanda-tanda overload.&lt;br /&gt;Untuk itu awasi semua tanda-tanda vital, monitoring balans cairan, pemeriksaan auskultasi paru, jugular venous pressure (JVP) dan central venous pressure (CVP) bila tersedia dan observasi volume urin.&lt;br /&gt;Bila terjadi anuria. Berikan diuretik : Furosemid inisial 40 mg IV, observasi urin output. Bila tidak ada respon, dosis furosemid ditingkatkan progresif sampai maksimum 200 mg [dosis furosemid: 10-30 mg/jam] dengan interval 30 menit. Bila masih tidak respon (urin output ( - ) atau &lt; 120 ml/2jam) periksa kadar ureum &amp; kreatinin serum karena mungkin telah terjadi ARF.&lt;br /&gt;Persiapkan penderita untuk dialisis atau rujuk ke RS dengan fasilitas dialisis bila terjadi ARF. ARF biasanya reversibel apabila ditanggulangi secara cepat dan tepat.&lt;br /&gt;ARF yang disertai tanda-tanda overload (dekompensasi jantung) sangat berbahaya bila tidak ditanggulangi secara cepat.&lt;br /&gt;Tanda-tanda overload dari ringan sampai berat berupa : batuk-batuk, tensi meningkat/sedikit meningkat, nadi cepat, auskultasi paru ada ronki basah di basal bilateral paru, auskultasi jantung mungkin terdengar bunyi jantung tambahan (bunyi ke 3) dan JVP meningkat, serta pasien terlihat agak sesak sampai sesak nafas berat.&lt;br /&gt;Bila ada tanda-tanda overload, segera hentikan pemberian cairan.&lt;br /&gt;Rencanakan dialisis dengan ultrafiltrasi atau peritoneal dialisis, atau rujuk ke RS dengan fasilitas dialisis.&lt;br /&gt;Periksa juga kadar elektrolit darah dan EKG bila tersedia untuk mencari terjadinya hiperkalemia, asidosis metabolik serta gangguan keseimbangan asam-basa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Normal kadar ureum darah : 20 - 40 mg/dl, kreatinin N : 0,8 ? 1,1 mg/dl.&lt;br /&gt;Indikasi dialisis :&lt;br /&gt;Klinik :&lt;br /&gt;Tanda-tanda uremik&lt;br /&gt;Tanda-tanda volume overload&lt;br /&gt;Pericardial friction rub&lt;br /&gt;Pernafasan asidosis setelah rehidrasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi laboratorium :&lt;br /&gt;Hiperkalemia (K &gt; 6,5 mEq/L, hiperkalemia dapat juga didiagnosis melalui EKG)&lt;br /&gt;Peningkatan ureum dengan uremic syndrome.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Perdarahan &amp; gangguan pembekuan darah (coagulopathy)&lt;br /&gt;Perdarahan dan koagulopathi jarang ditemukan di daerah endemis pada negara-negara tropis. Sering terjadi pada penderita yang non-imun terhadap malaria. Biasanya terjadi akibat trombositopenia berat ditandai manifestasi perdarahan pada kulit berupa petekie, purpura, hematom atau perdarahan pada hidung, gusi dan saluran pencernaan.&lt;br /&gt;Gangguan koagulasi intra vaskuler jarang terjadi.&lt;br /&gt;Tindakan :&lt;br /&gt;Beri vitamin K injeksi dengan dosis 10 mg intravena bila protrombin time atau partial tromboplastin time memanjang.&lt;br /&gt;Periksa Hb : bila &lt; 5 gr% direncanakan transfusi darah, 10 ? 20 ml /kgBB&lt;br /&gt;Hindarkan pemberian korttikosteroid untuk trombositopenia.&lt;br /&gt;Perbaiki keadaan gizi penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Edema paru&lt;br /&gt;Edem paru sering timbul belakangan dibanding komplikasi akut lainnya.&lt;br /&gt;Edema paru terjadi akibat :&lt;br /&gt;ARDS (Adult respiratory distress syndrome) [tanda-tanda ARDS: timbul akut, ada gambaran bercak putih pada foto toraks di kedua paru, rasio PaO2:FiO2 &lt; 200, tidak ada gejala gagal jantung kiri]&lt;br /&gt;Over hidrasi akibat pemberian cairan.&lt;br /&gt;ARDS terjadi secara tidak langsung karena peningkatan permeabilitas kapiler di paru.&lt;br /&gt;ARDS dan overload cairan, keduanya dapat terjadi sendiri-sendiri atau bersamaan.&lt;br /&gt;Bentuk klinik ARDS : - Takipnoe (nafas cepat) pada fase awal&lt;br /&gt;- Pernafasan dalam&lt;br /&gt;- Sputum : ada darah dan berbusa.&lt;br /&gt;- X-ray : ada bayangan pada kedua sisi paru dan hipoksaemia.&lt;br /&gt;Perbedaan ARDS dengan fluid overload :&lt;br /&gt;ARDS Fluid overload&lt;br /&gt;Balans cairan Normal Input &gt; output&lt;br /&gt;CVP Normal Meninggi&lt;br /&gt;Tekanan A. Pulmonal Normal Meninggi&lt;br /&gt;JVP Normal Meninggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan :&lt;br /&gt;Bila ada tanda udema paru akut penderita segera dirujuk, dan sebelumnya dilakukan tindakan sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Akibat ARDS&lt;br /&gt;a. Pemberian oksigen&lt;br /&gt;b. PEEP (positive end-respiratory pressure) bila tersedia.&lt;br /&gt;2. Akibat over hidrasi :&lt;br /&gt;- Pembatasan pemberian cairan&lt;br /&gt;- Pemberian furosemid 40 mg i.v bila perlu diulang 1 jam kemudian atau dosis ditingkatkan sampai 200 mg (maksimum) sambil memonitor urin output dan tanda-tanda vital.&lt;br /&gt;- Rujuk segera bila overload tidak dapat diatasi.&lt;br /&gt;- Untuk kondisi mendesak (pasien kritis) dimana pernafasan sangat sesak, dan tidak cukup waktu untuk merujuk pasien, lakukan :&lt;br /&gt;? Posisi pasien ½ duduk.&lt;br /&gt;? Venaseksi, keluarkan darah pasien kedalam kantong transfusi/donor sebanyak 250-500 ml akan sangat membantu mengurangi sesaknya. Apabila kondisi pasien sudah normal, darah tersebut dapat dikembalikan ketubuh pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jaundice ( bilirubin &gt; 3 mg%)&lt;br /&gt;Manifestasi ikterus pada malaria berat sering dijumpai di Asia dan Indonesia yang mempunyai prognosis jelek.&lt;br /&gt;Tindakan :&lt;br /&gt;1. Tidak ada terapi khusus untuk jaundice. Bila ditemukan hemolisis berat dan Hb sangat menurun maka beri transfusi darah.&lt;br /&gt;2. Bila fasilitas tidak memadai penderita sebaiknya segera di rujuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Asidosis metabolik&lt;br /&gt;Asidosis dalam malaria dihasilkan dari banyak proses yang berbeda, termasuk diantaranya : obstruksi mikrosirkulasi, disfungsi renal, peningkatan glikolisis, anemia, hipoksia, dan lain-lain. Oleh karena itu asidosis metabolik sering ditemukan bersamaan dengan komplikasi lain seperti : anemia berat, ARF, hipovolemia, udem paru dan hiperparasitemia yang ditandai dengan peningkatan respirasi (cepat dan dalam), penurunan PH dan bikarbonat darah. Penyebabnya karena hipoksia jaringan dan glikolisis anaerobik. Diagnosis dan manajemen yang terlambat akan mengakibatkan kematian.&lt;br /&gt;Tindakan :&lt;br /&gt;a. Lakukan pemeriksaan kadar Hb. Bila penyebabnya karena anemia berat (Hb &lt; 5 g%), maka beri transfusi darah segar atau PRC.&lt;br /&gt;b. Lakukan pemeriksaan analisa gas darah, bila pH &lt; 7,15 lakukan koreksi dengan pemberian larutan natrium bikarbonat [hati-hati koreksi dengan bicarbonat dapat meningkatkan PaCO2] melalui IV-line (walau sebenarnya pemberian natrium bikarbonat masih kontroversial). Koreksi pH arterial harus dilakukan perlahan 1-2 jam&lt;br /&gt;c. Bila sesak nafas, beri O2.&lt;br /&gt;d. Bila tidak tersedia fasilitas yang memadai sebaiknya penderita segera di rujuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Blackwater fever (malarial haemoglobinuria)&lt;br /&gt;Pasien dengan defisiensi G-6-PD dapat terjadi hemolisis intravascular dan hemoglobinuria yang dipresipitasi oleh primakuin dan obat-obat oksidan yang dipakai sebelum terkena malaria. Hemoglobinuria dihasilkan dari masifnya hemolisis. Tidak berhubungan dengan disfungsi renal secara signifikan. Blackwater biasanya sementara dan dapat berubah tanpa komplikasi. Namun dapat juga menjadi gagal ginjal akut dalam kasus-kasus yang berat.&lt;br /&gt;Tindakan :&lt;br /&gt;? Berikan cairan rehidrasi, monitor CVP.&lt;br /&gt;? Bila Ht &lt; 20 %, beri transfusi darah&lt;br /&gt;? Lanjutkan pemberian kemoterapi anti malaria.&lt;br /&gt;? Bila berkembang menjadi ARF, rujuk ke rumah sakit dengan fasilitas hemodialisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Hiperparasitemia.&lt;br /&gt;Umumnya pada penderita yang non-imun, densitas parasit &gt; 5 % dan adanya skizontaemia sering berhubungan dengan malaria berat. Tetapi di daerah endemik tinggi, sebagian anak-anak imun dapat mentoleransi densitas parasit tinggi (20-30 %) sering tanpa gejala.&lt;br /&gt;Penderita dengan parasitemia tinggi akan meningkatkan resiko terjadinya komplikasi berat.&lt;br /&gt;Tindakan :&lt;br /&gt;1. Segera berikan kemoterapi anti malaria inisial.&lt;br /&gt;2. Awasi respon pengobatan dengan memeriksa ulang parasitemianya.&lt;br /&gt;3. Indikasi transfusi tukar (Exchange Blood Transfusion/EBT) adalah :&lt;br /&gt;? Parasitemia &gt; 30 % tanpa komplikasi berat&lt;br /&gt;? Parasitemia &gt; 10 % disertai komplikasi berat lainnya seperti : serebral malaria, ARF, ARDS, jaundice dan anemia berat.&lt;br /&gt;? Parasitemia &gt; 10 % dengan gagal pengobatan setelah 12-24 jam pemberian kemoterapi anti malaria yang optimal.&lt;br /&gt;? Parasitemia &gt; 10 % disertai prognosis buruk (misal : lanjut usia, adanya late stage parasites/skizon pada darah perifer)&lt;br /&gt;4. Pastikan darah transfusi bebas infeksi (malaria, HIV, Hepatitis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. PENGOBATAN PENCEGAHAN (KEMOPROFILAKSIS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat yang dipakai untuk tujuan ini pada umumnya bekerja terutama pada tingkat eritrositer, hanya sedikit yang berefek pada tingkat eksoeritrositer (hati). Obat harus digunakan terus-menerus mulai minimal 1 ? 2 minggu sebelum berangkat sampai 4 ? 6 minggu setelah keluar dari daerah endemis malaria.&lt;br /&gt;OAM yang dipakai dalam kebijakan pengobatan di Indonesia adalah :&lt;br /&gt;Klorokuin : banyak digunakan karena murah, tersedia secara luas, dan relatif aman untuk anak-anak, ibu hamil maupun ibu menyusui. Pada dosis pencegahan obat ini aman digunakan untuk jangka waktu 2-3 tahun. Efek samping : gangguan GI Tract seperti mual, muntah, sakit perut dan diare. Efek samping ini dapat dikurangi dengan meminum obat sesudah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan pada anak :&lt;br /&gt;OAM yang paling aman untuk anak kecil adalah klorokuin. Dosis : 5 mg/KgBB/minggu. Dalam bentuk sediaan tablet rasanya pahit sehingga sebaiknya dicampur dengan makanan atau minuman, dapat juga dipilih yang berbentuk suspensi.&lt;br /&gt;Untuk mencegah gigitan nyamuk sebaiknya memakai kelambu pada waktu tidur.&lt;br /&gt;Obat pengusir nyamuk bentuk repellant yang mengandung DEET sebaiknya tidak digunakan untuk anak berumur &lt; 2 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan perorangan&lt;br /&gt;Dipakai oleh masing-masing individu yang memerlukan pencegahan terhadap penyakit malaria. Obat yang dipakai : Klorokuin.&lt;br /&gt;Cara pengobatannya :&lt;br /&gt;- Bagi pendatang sementara :&lt;br /&gt;Klorokuin diminum 1 minggu sebelum tiba di daerah malaria, selama berada di daerah malaria dan dilanjutkan selama 4 minggu setelah meninggalkan daerah malaria.&lt;br /&gt;- Bagi penduduk setempat dan pendatang yang akan menetap :&lt;br /&gt;Pemakaian klorokuin seminggu sekali sampai lebih dari 6 tahun dapat dilakukan tanpa efek samping. Bila transmisi di daerah tersebut hebat sekali atau selama musim penularan, obat diminum 2 kali seminggu. Penggunaan 2 kali seminggu dianjurkan hanya untuk 3 ? 6 bulan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosis pengobatan pencegahan : Klorokuin 5 mg/KgBB atau 2 tablet untuk dewasa.&lt;br /&gt;Lihat tabel berikut :&lt;br /&gt;Golongan umur (tahun) Jumlah tablet klorokuin (dosis tunggal)&lt;br /&gt;( frekuensi 1 x seminggu )&lt;br /&gt;0 ? 1 ¼&lt;br /&gt;1 ? 4 ½&lt;br /&gt;5 ? 9 1&lt;br /&gt;10 ? 14 1 ½&lt;br /&gt;&gt; 15 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan kelompok&lt;br /&gt;Ditujukan pada sekelompok penduduk, khususnya pendatang non-imun yang sedang berada di daerah endemis malaria. Pencegahan kelompok memerlukan pengawasan yang lebih baik. Obat diberikan melalui unit pelayanan kesehatan, pos-pos pengobatan malaria yang dibentuk sendiri oleh penduduk di wilayah tersebut, atau melalui pos obat desa (POD) yang di dalmnya menyediakan obat-obatan lain selain obat anti malaria.&lt;br /&gt;Dosis dan cara pengobatan sama seperti pengobatan pencegahan perorangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. PROGNOSIS&lt;br /&gt;1. Prognosis malaria berat tergantung kecepatan diagnosa dan ketepatan &amp; kecepatan pengobatan.&lt;br /&gt;2. Pada malaria berat yang tidak ditanggulangi, maka mortalitas yang dilaporkan pada anak-anak 15 %, dewasa 20 %, dan pada kehamilan meningkat sampai 50 %.&lt;br /&gt;3. Prognosis malaria berat dengan kegagalan satu fungsi organ lebih baik daripada kegagalan 2 fungsi organ&lt;br /&gt;? Mortalitas dengan kegagalan 3 fungsi organ, adalah &gt; 50 %&lt;br /&gt;? Mortalitas dengan kegagalan 4 atau lebih fungsi organ, adalah &gt; 75 %&lt;br /&gt;? Adanya korelasi antara kepadatan parasit dengan klinis malaria berat yaitu:&lt;br /&gt;? Kepadatan parasit &lt; 100.000, maka mortalitas &lt; 1 %&lt;br /&gt;? Kepadatan parasit &gt; 100.000, maka mortalitas &gt; 1 %&lt;br /&gt;? Kepadatan parasit &gt; 500.000, maka mortalitas &gt; 50 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. RUJUKAN PENDERITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua penderita malaria berat dirujuk / ditangani RS Kabupaten.&lt;br /&gt;Apabila penderita tidak bersedia dirujuk dapat dirawat di puskesmas rawat inap dengan&lt;br /&gt;konsultasi kepada dokter RS Kabupaten.&lt;br /&gt;Bila perlu RS kabupaten dapat pula merujuk kepada RS Propinsi.&lt;br /&gt;Cara merujuk :&lt;br /&gt;1) Setiap merujuk penderita harus disertakan surat rujukan yang berisi tentang diagnosa, riwayat penyakit, pemeriksaan yang telah dilakukan dan tindakan yang sudah diberikan.&lt;br /&gt;2) Apabila dibuat preparat SD malaria, harus diikutsertakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria penderita malaria yang dirawat inap :&lt;br /&gt;Bila salah satu atau lebih dari gejala dibawah ini :&lt;br /&gt;1. Malaria dengan komplikasi&lt;br /&gt;2. Malaria congenital pada bayi&lt;br /&gt;3. Hiperparasitemia. (Parasitemia &gt; 5 %)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: infeksi.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-8892521508605333462?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/8892521508605333462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=8892521508605333462' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/8892521508605333462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/8892521508605333462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/dunia-kesehatan-malaria.html' title='Dunia Kesehatan : MALARIA'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-5375836006091955823</id><published>2008-03-08T19:32:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:33:32.004-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan : perawatan payudara selama kehamilan</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;Beberapa tips perawatan payudara selama kehamilan:&lt;br /&gt;    *  Bila BH anda sudah mulai terasa sempit, sebaiknya mengantinya dengan bh yang pas dan sesuai dengan ukuran anda untuk memberikan kenyamanan dan juga support yang baik untuk payudara anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bila anda berencana untuk menyusui anda dapat memulai menggunakan bh untuk menyusui pada akhir kehamilan anda.  Pilihlah bh yang ukurannya sesuai dengan payudara anda, memakai bh yang mempunyai ukuran yang tidak sesuai dengan ukuran ayudara dapat menyebabkan infeksi seperti mastitis ( suatu infeksi pada kelenjar susu di payudara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Persiapkan putting susu anda.  Dengan lembut putar putting antara telunjuk dan ibu jari anda sekitar 10 detik sewaktu anda mandi.  Jika anda mendapatkan kesulitan atau puting susu anda rata atau masuk kedalam, konsultasikan ke dokter anda, sehingga hal ini dapat diatasi dini untuk mencegah kesulitan nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pada tahap akhir bulan kehamilan, cobalah untuk memijat lembut payudara didaerah yang berwarna gelap (aerola) dan puting susu, anda mungkin akan mengeluarkan beberapa tetes kolustrum (cairan kental bewarna kekuningan dari putting). Untuk membantu membuka saluran susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bersihkan payudara dan puting, jangan mengunakan sabun didaerah putting dapat menyebabkan daerah tersebut kering.  Gunakan air saja lalu keringkan dengan handuk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-5375836006091955823?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/5375836006091955823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=5375836006091955823' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5375836006091955823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5375836006091955823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/dunia-kesehatan-perawatan-payudara.html' title='Dunia Kesehatan : perawatan payudara selama kehamilan'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-6964995085394575841</id><published>2008-03-08T19:31:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:32:25.976-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan :  Makan Yang Baik Selama Kehamilan</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;Beberapa Prinsip Makan Yang Baik Selama Kehamilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUBAHLAH CARA MAKAN ANDA, MESKIPUN ANDA SUDAH MAKAN DENGAN BAIK.&lt;br /&gt;Anda sekarang sedang hamil maka diet makanan anda harus mengikuti diet makan untuk ibu hamil. Pada kehamilan anda membutuhkan lebih banyak konsumsi protein, kalori (untuk energi), vitamin dan mineral seperti asam folat dan zat besi untuk perkembangan bayi anda juga. Ingat anda membutuhkan tambahan 300 kalori perhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HINDARI MAKANAN YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN IBU DAN JANIN&lt;br /&gt;Daging dan telur mentah, keju lunak, susu yang tidak dipasteriusasi, alcohol, juga cafein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Baca juga: Makanan Apa Yang Harus Di Hindari Selama Kehamilan? )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN DIET SELAMA KEHAMILAN&lt;br /&gt;Kehamilan bukan masa yang tepat untuk Diet anda hanya akan membahayakan ibu dan bayi. Diet selama hamil akan menyebabkan kurang vitamin, mineral dan lain-lain yang penting selama kehamilan. Pertambahan berat badan pada kehamilan merupakan salah satu tanda yang baik pada kehamilan yang sehat. Ibu hamil yang makan dengan baik akan bertambah berat badannya secara bertahap, umumnya akan melahirkan bayi yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKAN DENGAN PORSI KECIL TAPI SERING&lt;br /&gt;Pada trimester pertama biasanya terdapat keluhan mual muntah(morning sickness), cobalah atasi dengan makan dengan porsi kecil tapi sering, hindari makanan pedas dan berminyak.&lt;br /&gt;Makan dengan porsi yang kecil tapi dilakukan beberapa kali dianjurkan setiap 4 jam. Ingatlah meskipun anda tidak lapar tetapi bayi anda membutuhkan makanan/nutrisi secara teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MINUM VITAMIN IBU HAMIL SECARA TERATUR&lt;br /&gt;Makanan yang anda makan adalah sumber vitamin yang paling baik—tetapi apakah anda yakin diet makanan anda cukup mengandung vitamin yang dibutuhkan selama kehamilan, yang terutama zat besi dan asam folat yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan bayi sehat. Untuk itu anda sebaiknya meminum vitamin anda secara teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MINUM AIR YANG CUKUP&lt;br /&gt;8 gelas sehari. Karena anda butuh cairan yang cukup bagi anda dan juga bayi anda. 33 % pertambahan berat badan pada kehamilan adalah cairan. Cairan dibutuhkan untuk membangun sel darah merah bayi untuk system sirkulasinya, cairan ketuban. Tubuh anda juga perlu air selama kehamilan untuk mengatasi konstipasi dan mengatur suhu tubuh anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKANAN BERSERAT, BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN&lt;br /&gt;Perbanyaklah makan makanan yang berserat tinggi , buah-buahan dan sayuran dapat membantu mengatasi konstipasi anda selama kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melakukan cara makan yang sehat, bukan hanya membuat ibu hamil fit dan sehat, tapi juga membantu perkembangan yang sehat bagi bayi anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah perkembangan bayi anda sangat tergantung dari apa yang anda berikan dan lakukan baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga informasi ini dapat membantu anda untuk melakukan cara dan diet makan yang lebih baik yang berguna untuk kesehatan ibu juga bayi selama kehamilan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-6964995085394575841?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/6964995085394575841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=6964995085394575841' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/6964995085394575841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/6964995085394575841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/dunia-kesehatan-makan-yang-baik-selama.html' title='Dunia Kesehatan :  Makan Yang Baik Selama Kehamilan'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-5776535361245154151</id><published>2008-03-08T19:29:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:31:14.012-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan : Air Susu Ibu (ASI)</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Air Susu Ibu (ASI)&lt;/span&gt; Memberi Keuntungan Ganda Untuk Ibu dan Bayi.&lt;br /&gt;Keuntungan untuk bayi:&lt;br /&gt;• ASI adalah makanan alamiah yang disediakan untuk bayi anda. Dengan komposisi nutrisi yang sesuai untuk perkembangan bayi sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ASI mudah dicerna oleh bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jarang menyebabkan konstipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Nutrisi yang terkandung pada ASI sangat mudah diserap oleh bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ASI kaya akan antibody(zat kekebalan tubuh) yang membantu tubuh bayi untuk melawan infeksi dan penyakit lainnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ASI dapat mencegah karies karena mengandung mineral selenium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dari suatu penelitian di Denmark menemukan bahwa bayi yang diberikan ASI samapi lebih dari 9 bulan akan menjadi dewasa yang lebih cerdas. Hal ini diduga karena Asi mengandung DHA/AA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bayi yang diberikan ASI eksklusif samapi 4 bln akan menurunkan resiko sakit jantung bila mereka dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ASI juga menurunkan resiko diare, infeksi saluran nafas bagian bawah, infeksi saluran kencing, dan juga menurunkan resiko kematian bayi mendadak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Memberikan ASI juga membina ikatan kasih sayang antara ibu dan bayi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASI adalah makanan alamiah untuk bayi anda. ASI mengandung nutrisi-nutrisi dasar dan elemen, dengan jumlah yang sesuai, untuk pertumbuhan bayi yang sehat.&lt;br /&gt;Memberikan ASI kepada bayi anda bukan saja memberikan kebaikan bagi bayi tapi juga keuntungan untuk ibu. &lt;br /&gt;Keuntungan untuk ibu:&lt;br /&gt;• Memberikan ASI segera setelah melahirkan akan meningkatkan kontraksi rahim, yang berarti mengurangi resiko perdarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Memberikan ASI juga membantu memperkecil ukuran rahim ke ukuran sebelum hamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Menyusui (ASI) membakar kalori sehingga membantu penurunan berat badan lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Beberapa ahli menyatakan bahwa terjadinya kanker payudara pada wanita menyusui sangat rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena begitu besar manfaat dari ASI maka WHO dan UNICEF menganjurkan agar para ibu memberikan ASI EKSKLUSIF yaitu hanya memberikan ASI saja tanpa makanan pendamping hingga bayi berusia 6 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak keuntungan yang diberikan Air Susu Ibu baik untuk ibu maupun bayi. Berikanlah Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi anda sebagai hadiah terindah dalam menyambut kelahirannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-5776535361245154151?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/5776535361245154151/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=5776535361245154151' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5776535361245154151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5776535361245154151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/dunia-kesehatan-air-susu-ibu-asi.html' title='Dunia Kesehatan : Air Susu Ibu (ASI)'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-3963961711046183327</id><published>2008-03-08T19:28:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:29:10.059-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan : Ciri-Ciri Hamil</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;Beberapa gejala-gejala HAMIL dini yang terjadi pada kehamilan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Tidak mendapat haid/menstruasi.  Hal ini karena dinding rahim dipersiapkan untuk kehamilan. Penting untuk mengetahui hari pertama haid terakhir, yang dapat menentukan usia kehamilan dan perkiraan persalinan. Perlu di ingat bahwa tidak mendapat haid selain sebagai tanda awal kehamilan juga dapat disebabkan hal lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mual dan muntah. Terjadi karena adanya perubahan hormonal. Di kenal sebagai “morning sickness” karena mual dan muntah sering terjadi pada pagi hari pada bulan-bulan pertama kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sering kencing/buang air kecil. Terjadi karena kandung kencing tertekan oleh rahim yang membesar. Keluhan biasanya akan berkurang pada kehamilan setelah 12 minggu dan timbul kembali setelah kehamilan 28 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mengidam. Menginginkan makanan2 tertentu , terjadi pada bulan-bulan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Tanda lainnya, seperti pembesaran payudara kencang, puting membesar, berwarna lebih gelap kadang-kadang terasa gatal dan sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap wanita mempunyai gejala yang bervariasi ada yang ringan, berat tapi ada pula yang tidak mempunyai keluhan. Bila gejala-gejala diatas belum terdapat pada anda, maka anda dapat memastikan dengan test lainnya, karena setiap ibu hamil mempunyai keluhan dan gejala yang berlainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memastikan kehamilan anda, maka anda dapat melakukan tes urin. Alat untuk test urin dapat anda temukan di apotik dan anda dapat melakukan tes ini sendiri dirumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pemeriksaan dengan test urin adalah mengukur kadar HCG (human chorionic gonadotropin) yaitu hormone yang dihasilkan plasenta dan akan meningkat dalam urin dan darah selama minggu pertama setelah konsepsi.&lt;br /&gt;Dalam menggunakan tes ini perhatikan instruksi yang ada, dan paling akurat dilakukan pada pagi hari, karena hormone ini meningkat jumlahnya pada pagi hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-3963961711046183327?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/3963961711046183327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=3963961711046183327' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/3963961711046183327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/3963961711046183327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/dunia-kesehatan-ciri-ciri-hamil.html' title='Dunia Kesehatan : Ciri-Ciri Hamil'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-2399728986371649384</id><published>2008-03-08T19:19:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:21:56.307-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan : HIV</title><content type='html'>Mengenali AIDS&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti penyakit lainnya AIDS dapat dikenali&lt;br /&gt;dengan tanda-tanda klinis yang muncul dan ditambah &lt;br /&gt;pemeriksaan laboratorium.&lt;br /&gt;Pada fase AIDS tanda-tanda atau gejala yang muncul&lt;br /&gt;dapat berupa, Sariawan, Batuk lama, Diare lama &lt;br /&gt;Penurunan Berat Badan, Pembesaran Kelenjar Limfe&lt;br /&gt;serta kelainan kulit.&lt;br /&gt;Perhatikan pula faktor perilaku beresiko yang dapat di&lt;br /&gt;ketahui dengan tanya jawab (anamnesa) dengan penderita yang sudah terbuka dengan dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Sampai saat ini diperkirakan terdapat sekitar 28 juta orang lebih yang terinfeksi HIV &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        di seluruh dunia&lt;br /&gt;        HIV pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat, tapi sekarang jumlah terbanyak infeksi&lt;br /&gt;        HIV terdapat di Afrika, dimasa yang akan datang diperkirakan 90 % kasus infeksi&lt;br /&gt;        HIV akan terdapat di negara sedang berkembang.&lt;br /&gt;        Untuk Indonesia sendiri diperkirakan orang yang terinfeksi HIV mencapai 100.000 sam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti HIV&lt;br /&gt;masih terus dicari&lt;br /&gt;pai 200.000 orang yang dari tahun ke tahun akan terus&lt;br /&gt;bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pemeriksaan Laboratorium       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Pemeriksaan Laboratorium yang paling umum dilakukan sebagai skrining pertama kali kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        melakukan pemeriksaan Anti HIV yang relatif murah (merupakan pemeriksaan anti body)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Biasanya pemeriksaan ini dilakukan dengan metode ELISA.&lt;br /&gt;        Sampel yang dibutuhkan dapat berasal dari Air Liur, Darah, Urine dan Cairan Otak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Tes anti body HIV ini terbagi dua tahap, 1.tes Penyaring.&lt;br /&gt;                                                                  2.tes Konfirmasi.&lt;br /&gt;        Tes penyaringan dilakukan dengan metode Elisa dan tes konfirmasi dengan cara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Westren Blot.&lt;br /&gt;        Pada Hasil tes Penyaringan POSITIF mempunyai arti telah terinfeksi HIV atau POSITIF&lt;br /&gt;        PALSU artinya hasil tes penyaringan menyatakan positif tetapi sesungguhnya tidak ada&lt;br /&gt;        infeksi HIV.&lt;br /&gt;        Maka karena itu diperlukan TES KONFIRMASI, untuk memastikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Tapi sebelum dilakukan tes Konfirmasi , biasanya kita masih melakukan tes penyaringan&lt;br /&gt;        satu kali lagi dengan metode yang lain.&lt;br /&gt;        Bila hasil tes Penyaringan yang kedua ini memberikan hasil POSITIF maka kita lanjutkan&lt;br /&gt;        dengan tes KONFIRMASI.(dengan metode Westren Blot)&lt;br /&gt;        Bila tes KONFIRMASI memberikan hasil POSITIF maka artinya adalah orang tersebut&lt;br /&gt;        HAMPIR PASTI TERINFEKSI oleh HIV.&lt;br /&gt;        Bila hasil tes Penyaringan kedua memberikan hasil NEGATIF maka artinya adalah orang&lt;br /&gt;        tersebut tidak terinfeksi HIV atau masih dalam masa jendela (artinya orang tersebut se&lt;br /&gt;        betulnya terinfeksi tapi pada tes masih negatif)&lt;br /&gt;       afromedicine/MQ/nusaindah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-2399728986371649384?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/2399728986371649384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=2399728986371649384' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/2399728986371649384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/2399728986371649384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/dunia-kesehatan-hiv.html' title='Dunia Kesehatan : HIV'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-3503794165318865441</id><published>2008-03-08T19:18:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:19:36.601-08:00</updated><title type='text'>HEPATITIS : HEPATITIS</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HEPATITIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan Hepatitis dapat dibagi dua bagian , yang pertama dengan obat kimiawi yang bertujuan untuk mematikan virus Hepatitis&lt;br /&gt;dan  yang kedua adalah pengobatan suportif yang bertujuan untuk&lt;br /&gt;melindungi sel hati dan membantu untuk memulihkan sel hati yang&lt;br /&gt;rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis B dapat di cegah dengan melakukan vaksinasi.&lt;br /&gt;Vaksinasi Hepatitis B hanya mencegah Hepatitis B.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Hindari hal - hal berikut :&lt;br /&gt;Menggunakan jarum suntik bekas&lt;br /&gt;Jarum untuk akupunktur atau tattoo harus steril.&lt;br /&gt;Hindari pemakaian bersama alat - alat seperti pisau cukur ,sisir.&lt;br /&gt;Hindari aktivitas sex dengan berganti-ganti pasangan.&lt;br /&gt;Hindari mendapat donor darah yang tidak resmi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya hubungi konsultasi nusaindah atau&lt;br /&gt;dokter pribadi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis adalah nama lain dari peradangan hati ,tepatnya pada sel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sel hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradangan ini paling sering disebabkan oleh virus ,walaupun dapat juga oleh sebab - sebab lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini sudah dapat dideteksi ada tujuh macam virus Hepa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;titis ( A ,B ,C ,D ,E ,F ,G ,TT ). Tapi virus yang sampai saat ini dike&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahui paling sering menyerang dan membuat kerusakan asel hati ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lah virus Hepatitis A ,B  dan C  menjadi menetap dan serius.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penelitian virus Hepatitis pada pen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;derita Hepatitis dapat ditemukan pada ca-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iran tubuh seperti air liur ,darah ,sperma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penularan terjadi dengan cara masuknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;virus dari cairan tubuh penderita ke orang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lain yang mempunyai luka terbuka dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cara bersentuhan  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala dari Hepatitis khususnya hepatitis B sangat  beragam sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mulai dari penderita yang mengalami keluhan yang nyata sampai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang tidak mengalami keluhan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjadi kronis barulah gejalanya akan tampak semakin  nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ta dan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya biasanya berupa  Lemas -lemas seperti tak bertenaga atau lunglai ,mual ,kadang diare ,kuning.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-3503794165318865441?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/3503794165318865441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=3503794165318865441' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/3503794165318865441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/3503794165318865441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/hepatitis-hepatitis.html' title='HEPATITIS : HEPATITIS'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-8316396806219719334</id><published>2008-03-08T19:15:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:17:42.963-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan :  KANKER  MULUT  RAHIM</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KANKER  MULUT  RAHIM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kanker mulut rahin belum ada obat penawarnya, namun tumbuhan tembakau bisa menjadi alternatif. Ini salah satu manfaat tumbuhan tembakau. Berdasarkan penelitian, tumbuhan tersebut mampu menjadi wadah perkembangan genetik human papilloma virus (HPV) memproduksi sel kuman yang nantinya dapat menjadi antibodi bagi virus pencetus kanker mulut rahim. &lt;br /&gt;Penelitian terbaru mengenai obat penawar kanker mulut rahim itu kini sedang dilakukan para ilmuwan dari Pusat Kesehatan Universitas Georgetown (Georgetown University Medical Center) dan Universitas North Carolina, Amerika Serikat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diteliti, ternyata secara genetik tumbuhan tembakau mengandung sumber protein yang dapat menstimulasi antibodi terhadap HPV yang menjadi penyebab terjadinya kanker mulut rahim. Proyek penelitian tersebut didanai tiga juta dolar AS dari kocek pemerintah pusat sebagai bagian peraturan perundangan tentang perkebunan yang baru-baru ini dikeluarkan Kongres. &lt;br /&gt;Kepala Peneliti di Georgetown University, Washington DC, Dr. Kenneth Dretchen mengatakan ide penelitian itu antara lain mengembangkan antibodi terhadap HPV. Untuk beberapa alasan HPV tidak berkembang biak dengan baik di bawah kondisi mikrobiologi normal. &lt;br /&gt;Setelah diteliti, ternyata lingkungan yang tepat untuk perkembangan sel kuman itu terdapat pada tumbuhan tembakau. Meskipun terdengar aneh dan mengada-ada,  Dretchen mengatakan pihaknya telah lama melakukan penelitian terhadap virus HPV itu di Georgetown. &lt;br /&gt;Namun, yang menjadi kendala adalah kurangnya kuantitas antibodi yang dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan penyembuhan secara besar-besaran. &lt;br /&gt;Penelitian itu dimaksudkan juga untuk mencari solusi pengembangan kuantitas virus antibodi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu North Carolina State University akan menggunakan tenaga ahlinya dalam penanaman tembakau.  Mereka akan memproduksi dan mengadakan tes terhadap antibodi tersebut , yang nantinya akan memakan waktu   2-3 tahun sebelum dilakukan tes laboratorium. Penelitian tersebut adalah salah satu upaya mencari pengobatan bagi kanker mulut rahim yang hingga kini belum diketahui obat penawarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini pengobatan / terapi atas kanker mulut rahim ada tiga, yaitu : operasi, radiasi (penyinaran) dan kemoterapi.  Masing-masing terapi itu dilakukan dokter menurut stadium kanker yang dialami pasien dan dengan pertimbangan kaidah dan risiko bagi pasien. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker leher rahim sampai kini belum diketahui penyebabnya. Namun berdasarkan penelitian terbaru,   virus HPV merupakan salah satu pemicunya.   HPV dapat menjangkiti seorang wanita jika pasangan seksualnya mengidap virus tersebut akibat gonta - ganti pasangan. Selain itu, wanita yang mempunyai kebiasaan merokok juga rawan terkena   kanker ini. &lt;br /&gt;Zat nikotin yang dikandung tembakau   mempunyai kecenderungan mempengaruhi selaput lendir pada tubuh, termasuk selaput lendir mulut rahim, sehingga membuatnya rentan terhadap sel-sel kanker. &lt;br /&gt;Pengidap kanker ini biasanya perempuan usia produktif, pernah melakukan hubungan seks, sering berganti pasangan seksual, kawin dalam usia relatif   muda ( belum berusia 17 tahun)   dan banyak melahirkan. &lt;br /&gt;Pada kasus   kanker mulut rahim, hampir tidak pernah terjadi pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Namun, sebaiknya kaum wanita secara rutin melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali setelah berhubungan seks, atau tiga bulan setelah melahirkan untuk mendeteksi ada atau tidaknya prakanker / displasia. &lt;br /&gt;Kelemahan   pemeriksaan   pap smear ini, antara lain disebabkan   pengeluaran cairan dari vagina kurang memadai hingga sel di dalamnya tidak terllihat. Kelemahan lain, disebutkan kemungkinana zat pewarnaan   yang digunakan sudah melampaui   batas waktu (expire date). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendala lain menyangkut human error, misalnya ahli patologi yang membaca hasil pemeriksaan kebetulan matanya lelah, sehingga terjadi kesalahan. Akan anggapan kanker mulut rahim dapat muncul tiba-tiba, tidak benar. Asalkan rutin  memeriksakan diri, keberadaan HPV   dapat dideteksi. &lt;br /&gt;Displasia atau prakanker terdiri dari tiga tahapan, yaitu ringan, sedang dan berat. Dari tahap displasia menjadi kanker stadium dini, memakan waktu dua tahun. Untuk membuktikan displasia setelah menjalani pemeriksaan   pap smear dan dijumpai kelainan, selanjutnya dilakukan biopsi, jaringan kanker dipotong dan diambil untuk pemeriksaan laboratorium. &lt;br /&gt;Mengenai   gejala kanker mulut rahim itu,   pada tahap displasia sampai stadium I, praktis tanpa keluhan.   Baru menginjak stadium  1 A- 3b terdapat keluhan pasien, sedangkan pada stadium 4B sel kanker sudah menjalar ke otak dan paru-paru. Penyakit kanker mulut rahim, merupakan penyakit yang banyak diidap kaum wanita di Indonesia&lt;br /&gt;sumber : berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-8316396806219719334?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/8316396806219719334/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=8316396806219719334' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/8316396806219719334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/8316396806219719334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/dunia-kesehatan-kanker-mulut-rahim.html' title='Dunia Kesehatan :  KANKER  MULUT  RAHIM'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-4645609931228221639</id><published>2008-03-08T19:13:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:15:26.167-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan: KEPUTIHAN</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KEPUTIHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; BAGAIMANA PENCEGAHANNYA :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; - Hindarilah pakaian dalam yang ketat dan tidak menyerap keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; - Pilihlah pakaian dalam yang terbuat dari Katun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; - Perhatikan kebersihan daerah intim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; - Jangan duduk pada toilet umum jika tidak sangat terpaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; - Gantilah pakaian dalam setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputihan mungkin sudah sering kamu dengar ,tapi apakah kamu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; tahu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jangan-jangan kamu juga telah terkena !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keputihan di kalangan Medis dikenal dengan istilah LEUKORE. atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; FLUOR ALBUS ,yaitu keluarnya cairan dari  Vagina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Cairan yang keluar dari Vagina ini belum tentu patologis / abnormal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Vagina dalam keadaan normal atau rileks tidak mengeluarkan cairan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya lapisan jaringan vagina mempunyai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sistem perlindungan alam yang ampVagiuh ,yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keasaman yang lebih tinggi dari jaringan lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan adanya kuman pelindung yang menguntung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kan tubuh kita ,yaitu  FLORA  DODERLEINS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang hidup menjaga keseimbangan Ekosistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Vagina , sehingga tetap dalam keadaan keseimbangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tapi sudah tentu keseimbangan ini dapat saja terganggu oleh karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; sebab lain ,misanya  Menstruasi ,Penyakit Kencing Manis ,Pemakaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; obat-obat hormonal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dapat juga karena kelelahan ,dan stress sehingga keasaman terganggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; dan kuman-kuman yang dapat menyebabkan infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Nah bila Infeksi terjadi maka dapat menimbulkan gejala - gejala  yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; sangat mengganggu ,seperti timbulnya rasa gatal , menimbulkan bau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; yang kurang sedap , keluar cairan yang lengket ,dan warna cairan yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; tidak seperti biasanya misalnya berwarna kehijauan atau kekuningan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-4645609931228221639?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/4645609931228221639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=4645609931228221639' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/4645609931228221639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/4645609931228221639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/dunia-kesehatan-keputihan.html' title='Dunia Kesehatan: KEPUTIHAN'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-2281945033762777601</id><published>2008-03-08T19:09:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:12:27.070-08:00</updated><title type='text'>Dunia Kesehatan : SARS</title><content type='html'>http://health-solution-center.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SARS &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sindrom Pernapasan Akut Berat (bahasa Inggris: Severe Acute Respiratory Syndrome/SARS) adalah sebuah jenis penyakit pneumonia. SARS pertama kali muncul pada November 2002 di Provinsi Guangdong, Tiongkok. SARS sekarang dipercayai disebabkan oleh virus SARS. Sekitar 10% dari penderita SARS meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan kian meyakini bahwa virus dari keluarga corona adalah penyebab SARS. Ilmuwan dari Hong Kong mengaku bahwa mereka telah berhasil menunjukkan dengan tepat virus corona itu setelah mengidentifikasi bagian kecil dari sampel DNA pasien yang terinfeksi SARS. Hasil riset ilmuwan Hong Kong ini didukung hasil riset Institut Pasteur di Prancis dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Atlanta, AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Mark Salter dari WHO menyatakan, virus itu biasanya menyerang binatang, umumnya babi ( Virus ini pertama kali ditemukan oleh Twnell dari USA pada tahun 1965 dan berhasil melakukan kultur yang ditemukan pada manusia dengan gejala Commond Cold dan penyakit Infeksi saluran pernapasan bagian atas, biasanya virus ini muncul pada musim dingin dan awal musim semi, jika virus ini berasal dari Babi, maka pada manusia akan menyebabkan kelainan Gastro Enteritis, jika berasal dari ayam , pada manusia akan menyebabkan bronchitis dan jika berasal dari tikus, pada manusia akan menyebabkan Hepatitis, virus ini juga dapat ditemukan pada penderita HIV/AIDS yang menderita Diare), yang dengan berbagai cara akhirnya menyebar ke manusia. Saat ini ilmuwan telah melampaui tahapan penemuan virus itu sehingga mereka dapat konsentrasi untuk menemukan cara mendiagnosa, mengobati dan mencegah wabah itu sehingga dokter bisa mengkonfirmasikan pada pasien yang yang terinfeksi virus mematikan itu. Hingga kini belum ada obat antivirus yang berhasil mengobati SARS atau vaksin untuk mencegahnya.&lt;br /&gt;           Tapi saat ini penyebab penyakit sudah teridentifikasi. Dokter-dokter dapat berkonsentrasi untuk mencegah dan mengobati epidemi yang telah merenggut nyawa 78 manusia sejak November 2002 itu. Peneliti federal Amerika Serikat (AS) mulai bekerja untuk menemukan vaksin yang akhirnya bisa mengendalikan penyakit misterius yang telah menyebar dari Asia ke Amerika utara dan membunuh banyak manusia.&lt;br /&gt;          Penelitian vaksin untuk penyakit yang dijuliki sindrom pernafasan sangat akut atau SARS (severe acute respiratory syndrome) ini dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional. Namun mereka juga telah melobi industri farmasi untuk memproduksi vaksin berdasarkan hasil penelitian itu. Pejabat pada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Atlanta, sebagaimana dikutip CNN, Sabtu (5/4/2003), menyatakan mereka, 90 persen yakin SARS ini adalah bentuk baru dari coronavirus, virus penyebab flu pada umumnya. Penelitian beranjak dari asumsi ini. Jika upaya mematikan dengan beberapa jenis virus lain berhasil, maka para peneliti akan mengulangi lagi dari awal, ujar Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Infeksi, dengan hati-hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;secara detail :&lt;br /&gt;Gejala&lt;br /&gt;Mula-mula gejalanya mirip seperti flu dan bisa mencakup: demam, myalgia, lethargy, gejala gastrointestinal, batuk, radang tenggorokan dan gejala non-spesifik lainnya. Satu-satunya gejala yang sering dialami seluruh pasien adalah demam di atas 38 °C (100.4 °F). Sesak napas bisa terjadi kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala tersebut biasanya muncul 2–10 hari setelah terekspos, tetapi sampai 13 hari juga pernah dilaporkan terjadi. Pada kebanyakan kasus gejala biasanya muncul antara 2–3 hari. Sekitar 10–20% kasus membutuhkan ventilasi mekanis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya tanda jasmani tidak begitu kelihatan dan mungkin tidak ada. Beberapa pasien akan mengalami tachypnea dan crackle pada auscultation. Kemudian, tachypnea dan lethargy kelihatan jelas.&lt;br /&gt;sumber : berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-2281945033762777601?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/2281945033762777601/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=2281945033762777601' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/2281945033762777601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/2281945033762777601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/dunia-kesehatan-sars.html' title='Dunia Kesehatan : SARS'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-8954502822927789672</id><published>2008-03-08T19:03:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T19:08:22.509-08:00</updated><title type='text'>Kanker payudara : Kanker payudara</title><content type='html'>Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker payudara (Carcinoma mammae) adalah suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian lain :&lt;br /&gt;Bila pada suatu tempat di badan kita terdapat pertumbuhan sel-sel yang berlebihan, maka akan terjadi suatu benjolan atau tumor. Tumor ini dapat bersifat jinak maupun ganas. Tumor yang ganas inilah yang disebut dengan kanker. Tumor ganas mempunyai sifat yang khas, yaitu dapat menyebar luas ke bagian lain di seluruh tubuh untuk berkembang menjadi tumor yang baru. Penyebaran ini disebut metastase. Kanker mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Ada yang tumbuh secara cepat, ada yang tumbuh tidak terlalu cepat, seperti kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sel kanker payudara yang pertama dapat tumbuh menjadi tumor sebesar 1 cm pada waktu 8-12 tahun. Sel kanker tersebut diam pada kelenjar payudara. Sel-sel kanker payudara ini dapat menyebar melalui aliran darah ke seluruh tubuh. Kapan penyebaran itu berlangsung, kita tidak tahu. Sel kanker payudara dapat bersembunyi di dalam tubuh kita selama bertahun-tahun tanpa kita ketahui, dan tiba-tiba aktif menjadi tumor ganas atau kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan kanker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium I (stadium dini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya tumor tidak lebih dari 2 - 2,25 cm, dan tidak terdapat penyebaran (metastase) pada kelenjar getah bening ketiak. Pada stadium I ini, kemungkinan penyembuhan secara sempurna adalah 70 %. Untuk memeriksa ada atau tidak metastase ke bagian tubuh yang lain, harus diperiksa di laboratorium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumor sudah lebih besar dari 2,25 cm dan sudah terjadi metastase pada kelenjar getah bening di ketiak. Pada stadium ini, kemungkinan untuk sembuh hanya 30 - 40 % tergantung dari luasnya penyebaran sel kanker. Pada stadium I dan II biasanya dilakukan operasi untuk mengangkat sel-sel kanker yang ada pada seluruh bagian penyebaran, dan setelah operasi dilakukan penyinaran untuk memastikan tidak ada lagi sel-sel kanker yang tertinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumor sudah cukup besar, sel kanker telah menyebar ke seluruh tubuh, dan kemungkinan untuk sembuh tinggal sedikit. Pengobatan payudara sudah tidak ada artinya lagi. Biasanya pengobatan hanya dilakukan penyinaran dan chemotherapie (pemberian obat yang dapat membunuh sel kanker). Kadang-kadang juga dilakukan operasi untuk mengangkat bagian payudara yang sudah parah. Usaha ini hanya untuk menghambat proses perkembangan sel kanker dalam tubuh serta untuk meringankan penderitaan penderita semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan awal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu untuk diketahui, bahwa 9 di antara 10 wanita menemukan adanya benjolan di payudaranya. Untuk pencegahan awal, dapat dilakukan sendiri. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan sehabis selesai masa menstruasi. Sebelum menstruasi, payudara agak membengkak sehingga menyulitkan pemeriksaan. Cara pemeriksaan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Berdirilah di depan cermin dan perhatikan apakah ada kelainan pada payudara. Biasanya kedua payudara tidak sama, putingnya juga tidak terletak pada ketinggian yang sama. Perhatikan apakah terdapat keriput, lekukan, atau puting susu tertarik ke dalam. Bila terdapat kelainan itu atau keluar cairan atau darah dari puting susu, segeralah pergi ke dokter.&lt;br /&gt;    * Letakkan kedua lengan di atas kepala dan perhatikan kembali kedua payudara.&lt;br /&gt;    * Bungkukkan badan hingga payudara tergantung ke bawah, dan periksa lagi.&lt;br /&gt;    * Berbaringlah di tempat tidur dan letakkan tangan kiri di belakang kepala, dan sebuah bantal di bawah bahu kiri. Rabalah payudara kiri dengan telapak jari-jari kanan. Periksalah apakah ada benjolan pada payudara. Kemudian periksa juga apakah ada benjolan atau pembengkakan pada ketiak kiri.&lt;br /&gt;    * Periksa dan rabalah puting susu dan sekitarnya. Pada umumnya kelenjar susu bila diraba dengan telapak jari-jari tangan akan terasa kenyal dan mudah digerakkan. Bila ada tumor, maka akan terasa keras dan tidak dapat digerakkan (tidak dapat dipindahkan dari tempatnya). Bila terasa ada sebuah benjolan sebesar 1 cm atau lebih, segeralah pergi ke dokter. Makin dini penanganan, semakin besar kemungkinan untuk sembuh secara sempurna&lt;br /&gt;    * Lakukan hal yang sama untuk payudara dan ketiak kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan lanjut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ditemukan adanya benjolan, biasanya dokter akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan mammografie. Mammografie adalah pemeriksaan payudara dengan alat rontgen dan merupakan suatu cara pemeriksaan yang sederhana, tidak sakit, dan hanya memakan waktu 5 - 10 menit saja. Saat terbaik untuk menjalani pemeriksaan mammografie adalah seminggu setelah selesai menstruasi. Caranya adalah meletakkan payudara secara bergantian antara 2 lembar alas, kemudian dibuat foto rontgen dari atas ke bawah, kemudian dari kiri ke kanan. Hasil foto ini akan diperiksa oleh dokter ahli radiologi. Sebuah benjolan sebesar 0,25 cm sudah dapat terlihat pada mammogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara lainnya adalah dengan operasi kecil untuk mengambil contoh jaringan (biopsi) dari benjolan itu, kemudian diperiksa di bawah mikroskop laboratorium patologi anatomi. Bila diketahui dan dipastikan bahwa benjolan itu adalah kanker, maka payudara harus diangkat seluruhnya untuk menghindari penyebaran ke bagian tubuh yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah yang harus menjalani pemeriksaan mammografie ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Wanita yang berumur lebih dari 50 tahun.&lt;br /&gt;    * Wanita yang memiliki ibu atau saudara perempuan yang pernah menderita kanker payudara.&lt;br /&gt;    * Wanita yang pernah menjalani pengangkatan salah satu payudaranya. Wanita dalam golongan ini harus berada dalam pengawasan yang ketat.&lt;br /&gt;    * Wanita yang belum pernah melahirkan anak. Ternyata pada golongan ini sering dijumpai serangan kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari berbagai sumber :http://id.wikipedia.org/ &amp; http://nusaindah.tripod.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-8954502822927789672?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/8954502822927789672/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=8954502822927789672' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/8954502822927789672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/8954502822927789672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/kanker-payudara-kanker-payudara.html' title='Kanker payudara : Kanker payudara'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-474304279900064656.post-5415510186842610987</id><published>2008-03-03T20:36:00.000-08:00</published><updated>2009-09-20T20:36:56.017-07:00</updated><title type='text'>BLog List</title><content type='html'>NEWS&lt;br /&gt;&lt;a href="http://topnews-today.blogspot.com/"&gt;Berita Terkini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://catatan-tragedi.blogspot.com/"&gt;Catatan Tragedi Dunia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bibirplus.blogspot.com/"&gt;Gosip Selebritis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tanaman-sehat.blogspot.com/"&gt;Daftar Tanaman Obat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://health-solution-center.blogspot.com/"&gt;Tentang Kesehatan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiburan&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mp3-lirycs-downloads.blogspot.com/"&gt;Download mp3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lyrics-music-legend.blogspot.com/"&gt;Lirik Musik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://video-lucu-lucu.blogspot.com/"&gt;Video Lucu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kata-mutiara-bagus.blogspot.com/"&gt;Kumpulan Kata Mutiara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pariwisata Bali&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bali-villa-hotel.blogspot.com/"&gt;Hotel &amp;amp; Villa Bali&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://songan-baliage.blogspot.com/"&gt;Age Bali&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://balinese-dance-video.blogspot.com/"&gt;the balinese&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tari-pendet.blogspot.com/"&gt;Tari Pendet&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;a href="http://g-land-indonesia.blogspot.com/"&gt;g-land surf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jimbaran-villas-beautiful.blogspot.com/"&gt;Villa In Bali&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/%20http://ngopi-di-bali.blogspot.com/"&gt;Ngopi di Bali&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://agusardanahotellist.blogspot.com/"&gt;Hotel List&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Football Center&lt;br /&gt;&lt;a href="http://samba-dancer.blogspot.com/"&gt;Berita Bola&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://maniak-bola.blogspot.com/"&gt;Info Bola&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://footballgalerry.blogspot.com/"&gt;Football Videos&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klasemenallliga.blogspot.com/"&gt;Klasemen&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klasemenligainggris.blogspot.com/"&gt;Klasemen Liga Inggris&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klasmen-liga-italia.blogspot.com/"&gt;Klasemen Liga Italia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klasemenligaindonesia.blogspot.com/"&gt;Klasemen Liga Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klasemenligajerman.blogspot.com/"&gt;Klasemen Liga Jerman&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jadwalpertandinganliga.blogspot.com/"&gt;Jadwal Liga&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jadwal-pertandingan-liga-italia.blogspot.com/"&gt;Jadwal Liga Italia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jadwalpertandinganligaspanyol.blogspot.com/"&gt;Jadwal Liga Spanyol&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jadwal-pertandingan-liga-inggris.blogspot.com/"&gt;Jadwal Liga Inggris&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://top-skorer-liga.blogspot.com/"&gt;Top Skor&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://topskorerligainggris.blogspot.com/"&gt;Top Skor Liga Inggris&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://topskorerligaspanyol.blogspot.com/"&gt;Top Skor Liga Spanyol&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://top-skorer-liga-italia.blogspot.com/"&gt;Top Skor Liga Italia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://footballadsenseparking.blogspot.com/"&gt;Pict Football&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://live-gol-gol.blogspot.com/"&gt;Live GOL&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moto GP&lt;br /&gt;&lt;a href="http://motogpvideo.blogspot.com/"&gt;Moto GP Video&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://motogp-fans-club.blogspot.com/"&gt;MOTO GP mania&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klasemen-motogp.blogspot.com/"&gt;Klasemen MotoGP&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://calendarmotogp.blogspot.com/"&gt;Jadwal Moto GP&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IT &amp;amp; Teknologi&lt;br /&gt;&lt;a href="http://vaksin-virus.blogspot.com/"&gt;Virus Komputer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://php-mysql-solution.blogspot.com/"&gt;PHP &amp;amp; Mysql&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://for-x-girl.blogspot.com/"&gt;FOREX&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dell-laptop-spec.blogspot.com/"&gt;Laptop DELL&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://scienctechnology-sg.blogspot.com/"&gt;Dunia Teknologi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://notebook-or-pc.blogspot.com/"&gt;Info Laptop &amp;amp; PC&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hp-gsm-cdma.blogspot.com/"&gt;Info HP&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nokiaproductinfo.blogspot.com/"&gt;HP Nokia &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://networknnetwork.blogspot.com/"&gt;Network&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ayoblajarlinux.blogspot.com/"&gt;LINUX&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://networkbali.blogspot.com/"&gt;Network 1&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/474304279900064656-5415510186842610987?l=health-solution-center.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://health-solution-center.blogspot.com/feeds/5415510186842610987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=474304279900064656&amp;postID=5415510186842610987' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5415510186842610987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/474304279900064656/posts/default/5415510186842610987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://health-solution-center.blogspot.com/2008/03/blog-list.html' title='BLog List'/><author><name>Julie</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_DFZJs856LeI/SNCZl7s4DzI/AAAAAAAAAuM/BmvX7vEA6bg/S220/SaiGoldenLingham.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
